Bangka Belitung Perlu Memiliki Rumah Sakit untuk Stroke dan Jantung  

Senin, 29 Jun 2026, 14:53 WIB

BANGKA – Guna meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan membangun rumah sakit jantung dan stroke. 

"Kita akan segera membangun rumah sakit jantung dan stroke ini, agar masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar daerah ini," kata Gubernur Kepulauan Babel, Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Senin.

Ket. Foto: perlu rs jantung — Sumber: ist

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 2026 ini akan menerima Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp2,1 triliun dan pembelanjaannya dan akan diprioritaskan untuk meningkatkan fasilitas kesehatan dan pendidikan di daerah tersebut.

"Meskipun kita hanya mendapatkan ABT Rp2,1 triliun, namun saya masih sanggup untuk membangun rumah sakit jantung dan stroke ini," ujar Hidayat.

Ia menyatakan Pemprov Kepulauan Babel sudah mencanangkan sejumlah lokasi alternatif untuk pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Stroke itu. Salah satu lokasi yang dinilai ideal, yakni di sekitar kawasan GOR Sahabudin yang tidak jauh dari Bandara Depati Amir di Kota Pangkalpinang.

"Rumah sakit ini tidak boleh jauh dari bandara karena bersifat gawat darurat. Artinya penanganan pertama dilakukan di rumah sakit daerah dan apabila membutuhkan penanganan lebih lanjut maka bisa langsung di bawa ke rumah sakit di Jakarta," katanya.

Ketua DPRD Kepulauan Babel, Didit Srigusjaya mendukung Gubernur Hidayat Arsani membangun rumah sakit khusus jantung dan stroke untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Kita mendukung gubernur yang ingin membangun rumah sakit khusus jantung dan stroke dan ini luar biasa, sehingga masyarakat penderita jantung dan stroke tidak lagi berobat ke luar daerah," ujarnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.