Tailan Dukung Myanmar Normalisasi Hubungan dengan Asean

Kamis, 23 Apr 2026, 02:15 WIB

BANGKOK - Tailan ingin memainkan peran utama dalam upaya Myanmar untuk menormalisasi hubungannya dengan blok Asean setelah lima tahun dikucilkan, kata Menteri Luar Negeri Tailan menjelang pertemuan pada Rabu (22/4) dengan Presiden Min Aung Hlaing.

Pada 2021, Min Aung Hlaing memimpin kudeta yang mengakhiri satu dekade demokrasi yang masih rapuh di Myanmar dan memicu kekacauan serta perang saudara, yang mendorong intervensi Asean dan pengecualian para jenderal yang berkuasa saat itu dari pertemuan puncak mereka.

Ket. Foto: Menteri Luar Negeri Tailan, Sihasak Phuangketkeow. — Sumber: AFP/MOHD RASFAN

“Kami mendukung kembalinya mereka (Myanmar) ke Asean. Kebijakan kami adalah mengambil langkah-langkah dalam interaksi kami untuk membawa mereka kembali,” kata Menteri Luar Negeri Tailan, Sihasak Phuangketkeow. “Namun tentu saja, agar mereka dapat kembali ke Asean, mereka harus mampu melanjutkan dan menanggapi kekhawatiran dari Asean,” imbuh dia.

Konflik di Myanmar telah membuat Asean frustrasi, dengan beberapa anggota secara terbuka mengkritik para jenderal karena hanya memberikan janji kosong terhadap tuntutan blok tersebut untuk kemajuan dalam rencana perdamaian yang mengharuskan semua pihak untuk menghentikan permusuhan dan memulai dialog.

Saat ini Myanmar memang masih tetap menjadi bagian dari Asean dan telah diwakili dalam pertemuan tingkat tinggi oleh para pejabat menteri.

Hanya sedikit negara yang mendukung pemilu atau pemerintahan baru Myanmar yang didukung militer, dengan beberapa negara Barat menolak proses tersebut sebagai tipu daya yang dirancang untuk memperkuat kendali militer dengan kedok pemerintahan sipil.

Blok Asean yang beranggotakan 11 negara hingga kini belum secara resmi mengakui pemerintahan baru. Para pemimpin Asean rencananya akan mengadakan KTT pada bulan Mei mendatang di Filipina.

Dalam pidato pelantikan sebagai presiden, Min Aung Hlaing mengatakan prioritasnya adalah mempromosikan perdamaian dan rekonsiliasi di Myanmar dan ia akan berupaya untuk meningkatkan hubungan internasional dan menormalisasi hubungan dengan Asean. SB/ST/I-1

  • ASEAN

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.