Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Terima Laporan Realisasi Investasi Kuartal I Capai Target

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 08:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Prabowo Terima Laporan Realisasi Investasi Kuartal I Capai Target Doc: ANTARA
Ket. Presiden Prabowo Subianto (kanan) menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, bahwa realisasi investasi pada kuartal I 2026 sebesar Rp498,79 triliun dari target Rp497 triliun.

"Itu adalah peningkatan 7,22 persen year-on-year, dan itu juga, penyerapan terhadap tenaga kerja Indonesia-nya mencapai 706.569 atau 18,93 persen untuk year-on-year-nya," kata Rosan menjawab pertanyaan wartawan di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (21/4) malam setelah dia menghadap Presiden.

Rosan melanjutkan dari total investasi yang masuk Indonesia, besaran penanaman modal dalam negeri dan modal asing hampir sama.

"Penanaman modal dalam negeri-nya itu kurang lebih 49,89 persen, atau hampir 50 persen, sama dengan penanaman modal asing-nya. Kalau asingnya itu, Rp249,94 triliun, dan komposisinya itu, (di) luar Jawa-nya kurang lebih 50,37 persen, dan (di) Jawa-nya itu 49,63 persen atau Rp247,53 triliun," ujar Rosan.

Ia menyebutkan lima negara teratas yang menjadi asal investasi, yaitu Singapura kurang lebih 4,6 miliar dollar AS, Hong Kong (China) 2,7 miliar dollar AS, China 2,2 miliar dollar AS, Amerika Serikat 1,7 miliar dollar AS, dan Jepang 1 miliar dollar AS.

Dalam kesempatan yang sama, Rosan juga menyebut sektor-sektor yang mendapatkan suntikan modal terbanyak, yaitu industri logam dasar atau barang logam, jasa lainnya, pertambangan, perumahan, kawasan industri, transportasi, gudang, dan telekomunikasi.

Rosan juga menyampaikan ada kenaikan target yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan realisasi investasi yang masuk dalam 10 tahun terakhir.

"Kalau kami bandingkan dalam 10 tahun terakhir, dari tahun 2014–2024, ya itu kurang lebih, kalau 10 tahun terakhir, investasinya yang masuk kurang lebih Rp9.100 triliun. Nah, 5 tahun dari 2025-2029, target yang diberikan kepada kami kalau dari Bappenas itu Rp13.000 triliun lebih. Jadi, peningkatannya memang signifikan, tetapi alhamdulillah masih bisa tercapai target-target itu, dan kita harapkan ini bisa terus terjaga,” ungkap Rosan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.