Kinerja Moncer 2025, Indonet Perluas Jaringan dan Data Center
Rabu, 22 Apr 2026, 18:33 WIBJAKARTA â PT Indointernet Tbk atau Indonet mencatat kinerja positif sepanjang tahun buku 2025, seiring meningkatnya permintaan terhadap layanan infrastruktur digital di Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam agenda public expose perusahaan yang dipaparkan secara hibrida pada hari Rabu (22/4).
Indonet membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 842,1 miliar pada 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja kuat di lini bisnis inti, terutama jaringan dan data center. Perusahaan mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 22 persen pada bisnis jaringan serta lonjakan 48 persen pada segmen data center.
Chief Executive Officer Indonet, Donauly Situmorang, mengatakan capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital di kalangan pelanggan korporasi. Â Tahun lalu disebut menghasilkan pertumbuhan yang baik.
â2025 menjadi tahun yang kuat bagi Indonet, di mana kami berhasil menerjemahkan pertumbuhan kebutuhan digital menjadi kinerja nyata di bisnis jaringan dan data center,â ujar Donauly pada kesempatan tersebut.
Secara operasional, Indonet terus memperluas jaringan fiber optik, termasuk pengembangan infrastruktur bawah tanah yang menghubungkan pusat kota Jakarta dengan kawasan industri di Bekasi, Cibitung, dan Karawang. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keandalan dan ketahanan jaringan.
Perusahaan juga memperkuat konektivitas antar data center di wilayah Jakarta, seiring meningkatnya kebutuhan layanan berbasis cloud dan permintaan dari hyperscaler. Melalui entitas Digital Edge Indonesia, fasilitas data center EDGE1 telah terisi penuh, sementara EDGE2 mencapai sekitar 70 persen kapasitas terkontrak hingga akhir 2025.
Selain itu, Indonet tengah mengembangkan hyperscale data center campus di kawasan industri GIIC dengan kapasitas awal 500 megawatt (MW) yang berpotensi ditingkatkan hingga 1 gigawatt (GW). Proyek ini ditujukan untuk mengakomodasi pertumbuhan kebutuhan komputasi skala besar, termasuk beban kerja berbasis kecerdasan buatan (AI).
Sales & Marketing Director Indonet, Yudie Haryanto, menyebut ekspansi perusahaan difokuskan pada penguatan jaringan backbone serta kesiapan infrastruktur untuk teknologi generasi berikutnya.
âEkspansi kami difokuskan pada pembangunan jaringan backbone yang andal, sekaligus memastikan platform data center siap mendukung kebutuhan hyperscale,â kata Yudie.
Di sisi strategi korporasi, Indonet juga mengumumkan rencana untuk melakukan delisting secara sukarela dari Bursa Efek Indonesia. Langkah ini diambil untuk meningkatkan fleksibilitas perusahaan dalam menjalankan strategi jangka panjang, terutama sebagai bagian dari Digital Edge Group.
Menurut manajemen, delisting diharapkan dapat mempercepat proses pengambilan keputusan, mengoptimalkan alokasi modal, serta memperkuat integrasi antar entitas dalam grup. Selain itu, saham perusahaan juga tercatat tidak aktif diperdagangkan di pasar.
âRencana delisting ini merupakan langkah strategis untuk memberikan fleksibilitas lebih dalam menjalankan rencana jangka panjang kami,â ujar Donauly.
Indonet juga mengumumkan perubahan kepemimpinan dengan penunjukan Donauly Situmorang sebagai CEO, menggantikan Andrew Rigoli yang kini menjabat sebagai Komisaris. Manajemen menyatakan perubahan ini dilakukan untuk memperkuat arah strategis perusahaan ke depan.
Dengan kinerja yang solid, rencana ekspansi yang agresif, serta strategi korporasi yang terarah, Indonet menargetkan dapat terus memainkan peran penting dalam mendukung transformasi digital di Indonesia.
- Pusat Data
- Public Expose
- Data Center
- indonet
- PT Indointernet Tbk
- bursa efek indonesia
- Infrastruktur Digital
- Transformasi Digital
- jaringan fiber optik
- delisting
- Digital Edge Group
- industri teknologi Indonesia
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Artis dan Konten Kreator Hadir Memeriahkan Folago All Stars di Bursa Efek Indonesia
-
Strategi Hyper-Personalization Bawa Indosat Tumbuh Kuat pada Awal 2026
-
Rayakan Hari Tari Sedunia, 1.500 Penari Angkat Karya Kolosal Aku Kipas
-
Ditopang Fundamental Solid, RUPST Bank Mandiri Restui Pembagian Dividen Rp 44,47 Triliun
-
Cirebon Energi Prasarana Perkuat Keselamatan Operasional Pembangkit Lewat Implementasi IBM Maximo
-
Pemerintah Percepat Ekosistem AI dan Data Center untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi
-
Infrastruktur Siap AI Penting untuk Dorong Ekonomi Digital Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.