Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalimantan Timur Perkuat Efektivitas Konservasi Laut

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kalimantan Timur Perkuat Efektivitas Konservasi Laut Doc: Antara
Ket. Wilayah laut Bontang, Kaimantan Timur menjadi salah satu kawasan konservasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

SAMARINDA - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat standar pengelolaan wilayah pesisir melalui finalisasi instrumen Evaluasi Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi 2.0 (Evika 2.0) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai upaya mendukung keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Penyempurnaan alat ukur Evika 2.0 ini sangat krusial untuk memastikan instrumen penilaian mampu merefleksikan kondisi nyata pengelolaan ekosistem laut secara objektif di lapangan,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut DKP Kaltim M. Ali Aripe di Samarinda, Senin (20/4).

Menurut dia, upaya ini dilakukan melalui uji petik perangkat penilaian yang mencakup evaluasi menyeluruh terhadap aspek input, proses, hingga output pengelolaan.

Pemerintah daerah fokus melengkapi komponen input utama seperti dokumen rencana pengelolaan kawasan serta penyediaan sumber daya pelayanan yang memadai.

DKP Kaltim juga melakukan pendaftaran peta laut dan pemasangan titik batas wilayah guna menjamin kepastian hukum di area konservasi.

Penyebarluasan informasi ke desa-desa di sekitar wilayah kerja menjadi prioritas pihaknya agar masyarakat lokal memahami fungsi dan batasan zona lindung. “Dalam aspek proses, kami mengintensifkan pengawasan lapangan secara rutin untuk menekan angka praktik pencurian ikan atau illegal fishing,” tegas Aripe.

Berdasarkan hasil uji petik terbaru bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan, pengelolaan kawasan konservasi di Kalimantan Timur saat ini telah mencapai kategori optimum dengan nilai pada rentang 60-90.

Pemerintah Kaltim berkomitmen mengejar status pengelolaan berkelanjutan dengan melengkapi sarana prasarana serta meningkatkan keterjangkauan akses informasi di setiap titik. Sesuai Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, kawasan konservasi laut di Kaltim menyasar 17 persen dari total luas 2.898.440,06 hektare.

Saat ini, luas kawasan konservasi laut Kaltim yang telah ditetapkan secara resmi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan mencapai 293 ribu hektare yang tersebar di wilayah Kabupaten Berau, Kota Bontang, dan Kabupaten Kutai Kartanegara. “Optimalisasi pengelolaan ini mampu menyediakan data indikator jasa pelayanan pariwisata yang akurat sekaligus menjaga keanekaragaman hayati laut,” harap Aripe.

Lebih lanjut, sinergi antara pemerintah daerah dan pusat melalui platform digital ini merupakan implementasi dari program strategis ekonomi biru. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Prancis Terguncang Kerugian...
Luar Negeri
Afghanistan-Pakistan Terlib...
Luar Negeri
Mesir Siap Pasang Badan Ban...
Nasional
Mendagri Serahkan Jabatan K...
Ekonomi
IHSG Anjlok 4,31 Persen Usa...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.