Rivalitas Alcaraz dan Sinner Picu Cedera
Senin, 20 Apr 2026, 06:35 WIBPARIS - Musim panjang turnamen tenis ATP Tour mulai menagih harga mahal bagi dua bintang muda tenis dunia, Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner. Cedera pergelangan tangan memaksa Alcaraz mundur dari Barcelona Open dan dipastikan absen di Madrid Open. Sedangkan Sinner masih menimbang partisipasinya usai rangkaian gelar di Sunshine Double dan Monte Carlo.
Di tengah padatnya kalender, mantan juara Grand Slam Juan Martin del Potro memberikan peringatan keras. Del Potro yang kariernya kerap diganggu cedera, menilai kedua pemain muda itu harus lebih bijak mengelola jadwal.
âDengan level permainan mereka saat ini, menjaga kondisi fisik menjadi kunci. Mereka masih sangat muda, tapi sudah punya peluang besar memburu gelar utama,â ujar Del Potro. Dia menekankan, keunggulan peringkat yang dimiliki Alcaraz dan Sinner seharusnya memberi ruang untuk lebih selektif mengikuti turnamen.
Menurutnya, fokus pada Grand Slam dan perebutan peringkat satu dunia jauh lebih penting ketimbang memaksakan diri tampil di turnamen level lebih rendah. âMereka punya banyak tahun ke depan. Jika konsisten, bukan tidak mungkin mendekati rekor Big 3,â tambahnya.
Kritik serupa juga diarahkan pada keputusan keduanya tetap tampil di turnamen ATP 500 hingga laga ekshibisi, yang justru memperberat beban fisik. Awal musim dengan pertandingan ekshibisi di Korea Selatan dinilai sebagai langkah kurang tepat di tengah jadwal yang sudah padat.
Situasi ini membuat Madrid Open 2026 yang berlangsung 20 April-3 Mei menjadi salah satu turnamen paling sulit diprediksi. Absennya Alcaraz serta Novak Djokovic membuka peluang lebar bagi Sinner, meski petenis Italia itu belum memastikan keikutsertaan.
Pengamat tenis Brad Gilbert menilai kondisi lapangan Madrid, dengan ketinggian dan suhu hangat, bisa menguntungkan pemain dengan pukulan keras. Dia bahkan memprediksi kejutan besar mungkin terjadi, termasuk peluang pemain nonunggulan menembus final.
Di sisi lain, baik Alcaraz maupun Djokovic telah mengonfirmasi absen melalui media sosial. Djokovic menyebut masih dalam proses pemulihan, sementara Alcaraz mengaku sangat terpukul absen di turnamen ârumahnyaâ untuk tahun kedua beruntun. Absennya Alcaraz terasa signifikan mengingat rekam jejak impresifnya di Madrid, termasuk dua gelar pada tahun 2022 dan 2023. Namun, kondisi fisik memaksa prioritas berubah. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Jannik Sinner Juarai Wimbledon 2026 usai Kalahkan Alexander Zverev
-
Antonelli Gagalkan Hamilton Menang di Kandang, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1
-
China Dukung Kelanjutan Perundingan Damai Iran dan Amerika Serikat di Swiss
-
Piala Dunia 2026 Bergulir di Tengah Euforia, Harga Tiket Fantastis, dan Polemik Visa
-
DPR Serukan Pemerintah Segera Reformasi Regulasi Penanganan Kasus Narkotika
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Hitung Mundur Proyek Gas Masela, Pemerintah Targetkan Konstruksi 2027
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.