Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program MBG di MIN 2 Malang: Siswa Antre Rapi Nikmati Makan Bergizi Gratis

📅 Senin, 20 Apr 2026, 12:02 WIB | Oleh:
Program MBG di MIN 2 Malang: Siswa Antre Rapi Nikmati Makan Bergizi Gratis Doc: Antara Foto
Ket. Siswa antre mengambil makanan secara prasmanan dalam uji coba pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MIN 2 Kota Malang, Jawa Timur, Sistem prasmanan tersebut diterapkan untuk melatih kemandirian siswa serta mengurangi pemborosan makanan, sekaliqus menjadi upaya pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi peserta didik.

Ada pemandangan berbeda kala jam istirahat pelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Negeri atau MIN 2 di Kota Malang, Jawa Timur, terkait program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Siswa dan siswi berbaris rapi dalam satu barisan, mengantre untuk menyantap hidangan prasmanan.

Sebagaimana pelaksanaan MBG pada umumnya, terlihat deretan wadah makan berbahan aluminium tertata rapi memanjang dan menampilkan aneka hidangan, mulai nasi, lauk, sayuran, hingga minuman yang menggugah selera dan siap disantap.

Varian menu hidangan MBG yang merupakan program unggulan dari Presiden Prabowo Subianto itu bertujuan memenuhi kebutuhan gizi untuk tumbuh kembang anak-anak.

Programnya memang MBG, tapi modelnya di sekolah itu berbeda dari biasanya. Di sekolah itu, MBG disajikan dengan prasmanan, bahasa kerennya konsep buffet. Di sekolah itu, tidak memakai wadah berbentuk tepak atau disebut ompreng.

Konsep penyajian MBG di sekolah itu mirip di pesta-pesta pernikahan atau acara-acara seremonial. Ini adalah uji coba dan pertama kali diterapkan ketika momen halalbihalal atau silahturahmi, usai Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala SPPG Sukun Gadang 2 Kota Malang Ita Herlistyawati mengatakan bahwa penerapan konsep MBG prasmanan merupakan arahan yang diberikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) pada momen setelah Idul Fitri.

"Jadi sewaktu zoom, disarankan membuat MBG prasmanan karena waktunya lebih panjang," kata Ita.

Meski pelajar bisa mengambil menu MBG yang diinginkan secara mandiri, pihak SPPG tetap saja melakukan pengawasan.

Ada tim pemorsian ditempatkan untuk memantau siswa siswi, saat memilih makanan MBG, sehingga nilai gizi tetap terjaga.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Koordinator Bidang Kesiswaan Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Kota Malang Imam Ahmadi, sekolah itu mendapatkan surat permohonan penerapan uji coba konsep MBG prasmanan dari SPPG Kota Malang Unit 2 Gadang.

Pihak sekolah pun memberikan lampu hijau kemudian menyiapkan sarana gedung MBG dan menyusun pola antrean untuk mencegah terjadinya penumpukan antarpelajar, saat hendak mengambil makanan.

Pelajar kelas 4 hingga 6 mendapatkan kesempatan awal mencicipi menu MBG prasmanan, lalu dilanjutkan adik kelasnya atau siswa siswi kelas satu sampai tiga.

"Kami harus mencoba, saling bersinergi mendukung program pemerintah dalam bentuk MBG ini," kata Imam.


Dukungan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.