Pertamina Perketat Pengawasan Potensi Penyimpangan LPG Subsidi
Senin, 20 Apr 2026, 17:55 WIBDENPASAR - Pertamina Patra Niaga regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memperketat pengawasan guna memitigasi potensi penyimpangan konsumsi Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi setelah kenaikan harga LPG nonsubsidi.
âPengawasan bersama lintas sektor untuk memastikan peruntukan penggunaan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak,â kata Manager Komunikasi, Relasi dan CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi di Denpasar, Senin (20/4).
Ia menegaskan LPG subsidi ukuran tiga kilogram diperuntukkan kepada masyarakat miskin, kemudian pelaku usaha mikro, petani dan nelayan sasaran.
Adapun pengawasan ketat dilakukan dalam rantai distribusi serta berkoordinasi intensif dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk memastikan pasokan LPG subsidi tepat sasaran.
Pihaknya mengajak masyarakat ikut mengawasi potensi penyimpangan atau peralihan konsumsi ke produk subsidi dari sebelumnya non subsidi termasuk praktik oplosan, salah satunya melalui kanal pelaporan pada nomor 135.
Sebelumnya, harga LPG non subsidi ukuran 12 kilogram dan 5,5 kilogram naik di sejumlah wilayah termasuk salah satunya di Bali.
Untuk ukuran 12 kilogram naik dari Rp192 ribu per tabung menjadi Rp228 ribu per tabung atau naik 18,75 persen.
Sementara itu, harga LPG nonsubsidi ukuran 5,5 kg juga mengalami peningkatan harga sebesar 18,89 persen, dari Rp90 ribu per tabung menjadi Rp107 ribu per tabung.
Kenaikan harga itu berlaku sejak 18 April 2026 dan kenaikan harga LPG tersebut pertama kalinya sejak 2023.
Sedangkan, Pemerintah Provinsi Bali menetapkan harga eceran tertinggi (HET) LPG subsidi tiga kilogram mencapai Rp18 ribu per tabung sesuai Surat Keputusan Gubernur Bali Nomor 63 Tahun 2022.
âStok (LPG 3kg) dalam posisi terjaga dan tersedia,â imbuh Ahad.
BUMN bidang minyak dan gas bumi itu mencatat rata-rata konsumsi harian LPG subsidi ukuran tiga kilogram di Bali mencapai sekitar 960 metrik ton.
- pengawasan
- pertamina
- lpg subsidi
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
TPID Tanah Laut Perkuat Sinergi dan Sistem Informasi Pengendalian Inflasi
-
Polytama Andalkan Bahan Baku Kilang Pertamina
-
Tim SAR Palembang Temukan Jasad Korban Tenggelam di Kertapati
-
Hadapi Ancaman Kompleks, Danpuspom TNI Tekankan Profesionalisme di Rakornis POM 2026
-
Seskab Beri Penjelasan Terkait MBG
-
Mantap! Jersi Persija Sampai ke Laliga, Jordi Amat Beri ke Mantan Rekan Setim di Vallecano
-
Dapur Umum Longsor Cisarua Produksi 4.500 Paket Makanan Per Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.