Korut Tembakkan Sejumlah Misil Balistik ke Laut

Senin, 20 Apr 2026, 02:40 WIB

SEOUL – Militer Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa Korea Utara (Korut) telah melakukan uji tembak beberapa misil balistik jarak pendek pada Minggu (19/4). Uji ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian peluncuran baru-baru ini oleh negara bersenjata nuklir tersebut.

Peluncuran pada Minggu ini menambah serangkaian uji coba senjata yang telah dilakukan Pyongyang dalam beberapa pekan terakhir, termasuk misil balistik, misil jelajah antikapal perang, dan amunisi tandan.

Ket. Foto: Pemimpin Korut, Kim Jong-un, saat meninjau uji peluncuran misil jelajah strategis dari sebuah kapal perusak di sebuah lokasi rahasia pekan lalu. Pada Minggu (19/4) Korsel melaporkan bahwa Korut sedang membangun dua kapal perusak lagi untuk menambah kekuatan armada mereka. — Sumber: AFP/KCNA VIA KNS

"Militer kami mendeteksi beberapa misil balistik jarak pendek yang ditembakkan ke Laut Timur dari daerah Sinpo di Korut sekitar pukul 06.10 pagi (21.10 GMT)," kata Kepala Staf Gabungan Korsel.

"Misil-misil itu terbang sejauh kurang lebih 140 kilometer, dan otoritas intelijen Korsel dan Amerika Serikat (AS) sedang melakukan analisis rinci tentang spesifikasi pastinya," imbuh  pernyataan Kepala Staf Gabungan Korsel, seraya menegaskan bahwa Seoul akan tetap mempertahankan sikap pertahanan gabungan yang tegas dengan sekutu keamanan AS untuk membantunya mempertahankan diri dari ancaman militer dari Korut dan akan merespons secara besar-besaran terhadap provokasi apapun.

Kantor Kepresidenan Korsel mengatakan telah mengadakan pertemuan keamanan darurat terkait peluncuran tersebut.

Para analis mengatakan bahwa uji coba tersebut menandakan penolakan terbaru Pyongyang terhadap upaya Seoul untuk memperbaiki hubungan yang tegang.

"Pyongyang harus segera menghentikan provokasi misil beruntunnya yang meningkatkan ketegangan," kata Kementerian Pertahanan Korsel dalam sebuah pernyataan. “Korut juga harus secara aktif terlibat dalam upaya pemerintah Korsel untuk mewujudkan perdamaian," imbuh kementerian itu.

Bangun Kapal

Selain meluncurkan sejumlah misil balistik, Korut pun dilaporkan sedang membangun dua kapal perusak kelas 5.000 ton lagi untuk menambah kekuatan armada mereka.

Seorang anggota parlemen Korsel mengatakan bulan ini bahwa Korut tampaknya mempercepat pembangunan kapal perusak di kota pelabuhan Nampo di bagian barat.

Mengutip citra satelit dari sebuah perusahaan intelijen yang berbasis di AS, Yoo Yong-won dari Partai Kekuatan Rakyat (oposisi) mengatakan bahwa Korut tengah mempercepat modernisasi angkatan laut dengan dukungan bantuan militer dari Russia.

Korut sebelumnya diketahui telah mengirim pasukan darat dan peluru artileri untuk mendukung invasi Russia ke Ukraina, dan para pengamat mengatakan Pyongyang menerima bantuan teknologi militer dari Moskwa sebagai imbalannya. AFP/I-1  

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.