- Home
-
- Megapolitan
-
- Cegah Banjir, Sudin SDA Ja...
Cegah Banjir, Sudin SDA Jaksel Keruk Lumpur dan Sampah di Kali Cideng
Senin, 20 Apr 2026, 16:30 WIBJAKRTA -- Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan (Sudin SDA Jaksel) melakukan pengerukan lumpur dan sampah di Kali Cideng pada segmen Jalan Patra Kuningan yang melintasi Kecamatan Tebet dan Setiabudi untuk mencegah banjir.
"Pengerukan ini dilakukan sebagai upaya pemeliharaan dan peningkatan kapasitas aliran kali untuk mengurangi sedimentasi serta mendukung pencegahan banjir di Jakarta Selatan," kata Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan Santo di Jakarta, Senin.
Pengerukan itu, kata dia, sudah dimulai sejak September 2025 untuk mengantisipasi terjadinya pendangkalan. Sampai dengan saat ini, sudah 2.428 meter kubik sedimen lumpur dan sampah yang diangkat.
Dia menjelaskan pengerukan masih terus berlangsung, dengan empat unit alat berat dan lima unit truk pengangkut (dump truck) yang dikerahkan. Setiap truk memiliki kapasitas angkut sekitar lima hingga delapan meter kubik per rit.
"Seluruh sumber daya kami kerahkan secara optimal untuk mempercepat proses pengerukan dan memastikan hasil yang maksimal," ujar Santo.
Pengerukan itu pun diharapkan membuat aliran Kali Cideng menjadi lebih lancar sehingga dapat meminimalkan potensi genangan dan banjir, terutama saat curah hujan tinggi.
Santo mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air maupun kali, serta tidak mengokupasi daerah aliran sungai (DAS).
"Kami menargetkan pengerukan selesai tahun ini. Untuk itu, kami berharap dukungan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan," ungkap Santo.
Sudin SDA Jaksel menilai pengerukan kali dan saluran air terbukti efektif mempercepat surutnya banjir hingga tiga jam di sejumlah wilayah.
Pengerukan itu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas tampung aliran air pada kali induk, sehingga debit air dari wilayah hulu maupun kawasan padat penduduk dapat ditampung dengan lebih optimal.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,64 triliun untuk pengendalian banjir dan Rp18,25 miliar untuk sistem pengendalian banjir dalam Tahun Anggaran (TA) 2026.Â
- keruk lumpur
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.