Bebas Pembajakan! Seniman dan Kreator Aceh Resmi Kantongi Hak Cipta Gratis dari Kemenkum
Kamis, 20 Agu 2026, 02:20 WIBBANDA ACEH -Â Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Aceh menyerahkan 25 surat pencatatan hak cipta secara gratis kepada para seniman dan pekerja kreatif lokal di Banda Aceh, Rabu. Penyerahan sertifikat ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Pengayoman Ke-81 sebagai langkah nyata pemerintah untuk memberikan kepastian hukum serta melindungi orisinalitas karya anak bangsa dari ancaman pembajakan.
"Perlindungan hak cipta sangat krusial untuk menjamin kepastian hukum bagi para pekerja kreatif di daerah," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Aceh Meurah Budiman saat menyerahkan langsung surat pencatatan hak cipta gratis pada upacara peringatan Hari Pengayoman Ke-81, di Banda Aceh, Rabu,
Meurah mengatakan program pencatatan hak cipta gratis tersebut merupakan bagian dari inisiatif Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkum RI.
Dalam momentum Hari Pengayoman ke-81, kata dia, DJKI meluncurkan 1.000 pencatatan hak cipta gratis secara nasional sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan perlindungan kekayaan intelektual, sekaligus memfasilitasi dan mengapresiasi karya masyarakat luas.
"Pemberian hak cipta tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi jerih payah dan orisinalitas ide para kreator maupun seniman di Provinsi Aceh," kata Meurah Budiman.
Dari total kuota 25 pencatatan gratis yang dialokasikan untuk Aceh, kata dia, seluruhnya telah terealisasi. Adapun rincian karya yang dicatatkan mendapatkan hak cipta gratis meliputi 18 karya literasi, tiga karya seni rupa, dan empat karya seni tari.
Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kemenkum Aceh Purwandani H Pinilihan mengatakan kuota hak cipta tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk menjaring potensi kekayaan intelektual lokal yang selama ini kerap terhambat kendala biaya atau ketidaktahuan prosedur.
"Kami mendampingi langsung para kreator agar karya mereka, baik literasi, seni rupa, maupun seni tari yang menjadi kekayaan budaya daerah, dapat segera tercatat secara resmi," katanya.
Ia mengatakan penyerahan sertifikat hak cipta gratis dalam momentum Hari Pengayoman ini diharapkan menjadi katalisator bagi ekosistem kreatif di Serambi Mekkah.
"Kanwil Kemenkum Aceh menargetkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelindungan legal terhadap karya cipta dapat terus meningkat seiring dengan pemangkasan birokrasi dan kemudahan akses layanan," kata Purwandani H Pinilihan.
- kemenkum aceh
- hak cipta gratis
- hari pengayoman 81
- seniman aceh
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.