Bulog Klaim Minyakita Ada di Jakarta-Banten
📅 Senin, 20 Apr 2026, 01:05 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaJAKARTA – Keluhan warga bahwa minyak goreng “Minyakita” langka di pasaran, mendapat sangkalan Bulog. Menurut Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kanwil Jakarta dan Banten minyak goreng merek Minyakita tersedia dan aman di pasar-pasar. Tapi ini hanya klaim dari Bulog. Klaim didasarkan pada catatan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan (Kemendag).
“Kami memastikan bahwa Minyakita tersedia dan dijual dengan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat,” jelas Pimpinan Bulog Wilayah Jakarta & Banten, Taufan Akib, di Jakarta, Minggu. Menurutnya, saat ini terpantau harga sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) 15.700 per liter.
Menurutnya, permintaan Minyakita meningkat seiring pergeseran konsumsi masyarakat dari minyak curah ke kemasan sederhana. Namun, stok Minyakita dalam kondisi cukup dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di pasar-pasar pencatatan SP2KP Kemendag. Tapi sekali lagi, ini hanya klaim sepihak.
Bulog Kanwil Jakarta dan Banten secara luas mendistribusikan Minyakita ke pasar-pasar tradisional. Ini khususnya pasar pencatatan SP2KP
agar dapat dijangkau dan dibeli dengan mudah oleh masyarakat sesuai dengan HET.
Sebagai langkah antisipatif, Taufan juga mengajukan penambahan pasokan Minyakita dari pabrik atau produsen Minyakita melalui kantor Perum Bulog Pusat. Perum Bulog Kanwil Jakarta dan Banten telah menyalurkan 7.348 ribu liter minyak goring. Sebanyak 4.189 liter disalurkan di wilayah Provinsi Jakarta. Sisanya sebanyak 3.159 liter disalurkan di Provinsi Banten.
Sebaiknya Anda baca juga:
Taufan menandaskan penjualan Minyakita dilakukan melalui penyalur ke pedagang pengecer di pasar-pasar rakyat yang terdaftar dalam SP2KP, pedagang pengecer lain, pengecer jaringan Perum Bulog, dan BUMN Pangan. Selain itu, juga melalui koperasi desa dan/atau kelurahan Merah Putih.
Monitor dilakukan Bulog bersama- Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Pangan. Dia juga menggandeng Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM Provinsi Jakarta, dan Perumda Pasar Jaya. Pada hari Selasa (14/4) lalu, Taufan monitor di Pasar Minggu dan Pasar Grogol, Jakarta untuk memastikan distribusi Minyakita berjalan merata.
Monitoring dan perluasan penjualan Minyakita terus dilakukan Perum Bulog secara masif untuk memastikan agar pedagang mitra Bulog menjual Minyakita tak melebihi HET. “Kami menjamin ketersediaan pasokan Minyakita tersedia dan tersebar, sehingga masyarakat mudah dalam membeli Minyakita sesuai dengan HET,” jelas Taufan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Produk UMKM
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengajak seluruh masyarakat bersama-sama mendorong pertumbuhan usaha local. Caranya, dengan membeli produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar semakin berkembang dan berdaya saing. Maryono Hasan mengatakan ini saat membuka “Pekan Raya Cibodas” di halaman Kantor Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.
“Pekan Raya Cibodas tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai upaya nyata menggerakkan roda perekonomian warga. Kita ingin UMKM semakin berkembang, naik kelas, dan mampu bersaing. Produk-produk lokal akan semakin dikenal luas,” katanya.
Maryono juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program-program yang berpihak kepada rakyat. Ini khususnya dalam pengembangan UMKM, digitalisasi usaha, serta pembinaan komunitas lokal.
Kegiatan seperti Pekan Raya Cibodas menjadi ruang promosi dan interaksi pelaku usaha dengan masyarakat. Selain itu, Maryono juga menekankan bahwa kekuatan Kota Tangerang tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia dan semangat kebersamaan warganya.
“Kekuatan Kota Tangerang bukan hanya terletak pada pembangunan fisik semata, tetapi pada masyarakatnya yang kreatif, tangguh, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi,” ujarnya. Wali Kota juga mengajak rakyat tidak hanya mendukung produk lokal, tetapi juga menjaga lingkungan serta memperkuat solidaritas sosial sebagai fondasi pembangunan kota.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!