Optimalkan Pendekatan Uptime, Isuzu Perkuat Profitabilitas Pelanggan

Kamis, 30 Jul 2026, 00:00 WIB

JAKARTA – Efisiensi biaya operasional menjadi strategi utama untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus mempertahankan daya saing di tengah ketidakpastian ekonomi domestik dan global. Bagi pelaku bisnis, khususnya di sektor kendaraan niaga, efisiensi tidak hanya berarti menekan pengeluaran, tetapi juga memaksimalkan produktivitas aset, mengurangi waktu henti (downtime), dan memastikan biaya kepemilikan kendaraan tetap terkendali.

Karena itu, langkah PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) yang menaruh perhatian besar pada efisiensi operasional mencerminkan kebutuhan dunia usaha akan solusi yang mampu meningkatkan profitabilitas pelanggan di tengah tekanan biaya yang terus meningkat. Dengan pendekatan tersebut, efisiensi menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan kesinambungan bisnis.

Ket. Foto: PERKUAT LAYANAN PURNAJUAL - Vice President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Anton Rusli (tengah), LCV Business & Business Solution Director Anjar Rosjadi (kiri) dan Business Strategy Division Head, Rian Erlangga (kanan) mengamati displai suku cadang di booth IAMI pada gelaran GIIAS 2026, di Tangerang Selatan, Banten, Rabu (29/7). — Sumber: ISTIMEWA

Direktur Solusi Bisnis dan LCV Bisnis IAMI, Anjar Rosjadi menyatakan Isuzu memperkuat layanan purna jual (after sales) kepada pelanggan dengan melakukan pendekatan preventif melalui optimalisasi uptime (waktu guna) guna mengatasi risiko downtime (masa henti beroperasi) kendaraan niaga. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung beroperasinya kendaraan pelanggan secara berkesinambungan sehingga dapat menghemat biaya operasional dan total kepemilikan (total cost of ownership).

“Bagi kendaraan komersial, setiap menit kendaraan berhenti beroperasi berarti potensi hilangnya pendapatan bagi pelaku usaha. Berbeda dengan kendaraan penumpang yang masih memiliki alternatif mobilitas. Truk dan kendaraan niaga merupakan aset produktif yang menopang kegiatan bisnis pelanggan, makanya uptime menjadi sesuatu yang penting,” tuturnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (29/7).

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan penjualan kendaraan niaga Isuzu. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia (Gaikindo), penjualan Isuzu sepanjang paruh pertama 2026 mencapai 13.300 unit atau naik 18,89 persen dari periode sama tahun lalu (yoy) sebesar 11.186 unit.

Strategi itu diwujudkan melalui perluasan jaringan layanan after sales di seluruh Indonesia. Hingga saat ini Isuzu memiliki 129 outlet 3S (sales, service, dan spare parts), 4 depot suku cadang (di Makassar, Medan, Palembang, dan Pontianak), 165 unit Bengkel Isuzu Berjalan (BIB), 181 Bengkel Mitra Isuzu (BMI), serta 2.167 part shop yang tersebar di berbagai daerah. Luasnya jaringan after sales Isuzu itu membuat unit entry di bengkel terus meningkat, dimana sepanjang semester I-2026, pertumbuhannya sebesar 10 persen (yoy).

"Fokus kami bukan hanya menjual kendaraan, tetapi memastikan bisnis pelanggan tetap beroperasi. Karena ketika kendaraan berhenti, bisnis pelanggan juga ikut terganggu," kata dia.

Layanan Unggulan

Anjar menambahkan, untuk memperkuat layanan, Isuzu juga menawarkan kontrak servis bagi pelanggan armada atau fleet customer. Program tersebut membantu pelanggan memperoleh kepastian biaya perawatan sekaligus mengurangi dampak fluktuasi harga suku cadang melalui paket layanan yang lebih kompetitif.

Tahun ini, Isuzu sudah menambah 22 unit BIB, dari semula 140 unit menjadi 166 unit dengan investasi sekitar 400 juta rupiah per unit BIB atau total sekitar 8 miliar rupiah. Anjar menambahkan keberadaan BIB menjadi salah satu keunggulan Isuzu. Melalui layanan ini, teknisi dapat mendatangi lokasi pelanggan sehingga proses perawatan maupun perbaikan tidak harus menunggu kendaraan masuk ke bengkel.

Keunggulan layanan BIB ini juga diakui Tiffany N, pemilik perusahaan PT Central Indo Fajar, distributor transporter semen yang beroperasi di Sulawesi Selatan. Menurut dia, teknisi BIB sering datang memperbaiki armadanya yang mogok di jalan sehingga bisa fit kembali. Saat ini, pihaknya memiliki lebih dari 30 unit kendaraan Isuzu dan satu unit merek lain.

“Dari awal sudah menggunakan Isuzu. Ini juga untuk mempermudah pembelian sparepart, servis, dan lainnya,” tutur Tiffany.

Pada kesempatan terpisah, Business Strategy Division Head PT IAMI Rian Erlangga mengakui kuatnya layanan after sales membuat penerimaan kustomer terhadap produk Isuzu terus meningkat, terutama dalam 10 tahun belakangan ini. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan Traga melonjak 27,66 persen dari 4.867 menjadi 6.213 unit, ELF sebesar 19,23 persen dari 4.644 menjadi 5.537 unit, dan Giga naik 7,46 persen dari 1.675 menjadi 1.550 unit. Market Giga naik 15,2 persen, Traga 4,4 persen, dan Elf 49 persen.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Muchamad Ismail

Berita Terbaru

2 Jembatan Besar di Flores Rusak Parah, Menteri PU: Harus Selesai September & Tahan Gempa

Jangan Asal Pakai AI! Wamenkomdigi Soroti Risiko di Sektor Keuangan

BPJS Ketenagakerjaan Genjot Kepesertaan Pekerja Informal Lewat 3R

Amankan Ajang Merdeka Run di Jakarta, Polda Metro Jaya Siagakan 784 Personel

Sabtu, Samsat Keliling Polda Metro Jaya Hanya Buka di Depok, Tangerang dan Bekasi

Kemenpar Pasang Target Besar: Dieng Culture Festival Harus Bikin Wisata RI Makin Mendunia

Harga Emas Antam pada Sabtu (29/8) Anjlok Rp48.000 Menjadi Rp2,670 Juta/Gr

Dinas Pertanian Sumatera Selatan Sosialisasi Juknis Penyaluran Pupuk Subsidi ke Penyuluh

Terdata Desil 9, BPS Perbarui Data Warga Kulon Progo Timbul Jadi Desil 3

Komit Lestarikan Lingkungan, PT Angkasa Pura Tanam 14.000 Mangrove di Kubu Raya

Peter Cullen, Pengisi Suara Optimus Prime Meninggal Dunia di Usia 85 Tahun

Jumlah Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Perbatasan Nepal-Tiongkok Terus Bertambah

Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu Perkuat Tracing TB melalui Program CKG

Tiongkok Ingatkan Risiko Bencana Longsor Lanjutan di Perbatasan Nepal

Mulai Hari Ini, Draf PPHN Bisa Diakses Publik di Laman Resmi MPR RI

Rekomendasi Acara Akhir Pekan di Jakarta: Ada Pertunjukan Tari Balet di TIM hingga Pameran Wastra Nusantara di Museum Tekstil

Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Sumut Siap Salurkan Beras SPHP dan Minyakita

Pemprov Sumut Terus Antisipasi Lonjakan Harga Daging Ayam Ras Tembus Rp50.000/Kg

Pameran Antropologi dan Fotografi Malangan Hadir di Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta, Catat Tanggalnya!

Pergelangan Kaki Bermasalah, Carlos Baleba Harus Absen Tiga Pekan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.