Dewa United Mengamuk di Malaysia, Bungkam Raksasa Thailand Lewat Drama Overtime

Kamis, 16 Apr 2026, 07:05 WIB

JAKARTA  - Dewa United Banten (DUB) menunjukkan mentalitas baja setelah berhasil menumbangkan wakil Thailand, Hi-Tech Basketball Club (HIT), dalam laga dramatis yang berakhir dengan skor 99-94 pada penyisihan Grup A Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026.

Bertanding di Arena Lankin Indoor Stadium, Malaysia, Rabu (15/4) malam WIB, tim berjulukan "Anak Dewa" tersebut dipaksa bermain hingga babak perpanjangan waktu (overtime) sebelum akhirnya mengamankan kemenangan ketiga mereka secara beruntun.

Ket. Foto: Pemain Dewa United Banten, Joshua Ibarra (kanan), mencoba untuk mencetak poin pada laga Grup A Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026 kontra Hi-Tech Basketball Club di Arena Lankin Indoor Stadium, Malaysia, Rabu (15/4/2026). Dewa United memenangkan pertandingan itu dengan skor 99-94. — Sumber: FIBA

Meski sempat tertinggal di awal laga, Dewa United mampu menemukan ritme permainan mereka melalui koordinasi yang solid antara lini depan dan belakang. Setelah pertukaran serangan yang intens, Dewa United berhasil mencuri tiga poin penting di penghujung kuarter untuk menutup periode pertama dengan keunggulan tipis 17-14.

Memasuki kuarter kedua, dominasi anak-anak asuhan pelatih Augusti Julbe Bosch semakin terlihat. Mereka mulai mengontrol tempo permainan dan memperbaiki akurasi tembakan.

Mengandalkan serangan yang bertumpu pada duet pemain asing Troy Gillenwater dan Joshua Ibarra, Dewa United tampil efektif dalam memanfaatkan peluang di area paint maupun perimeter hingga menutup kuarter kedua dengan skor meyakinkan 28-15.

Hi-Tech mulai menunjukkan perlawanan yang lebih serius pada kuater ketiga. Tim asal Thailand beberapa kali menembus menembus pertahanan Dewa United dan mencetak poin penting.

Namun, Dewa United tetap mampu menjaga keseimbangan permainan dan tidak kehilangan kendali membuat kedua tim saling berbalas angka hingga akhirnya berakhir imbang 21-21.

Memasuki kuarter keempat, pertandingan semakin memanas. Hi-Tech menunjukkan momentum kebangkitan dengan permainan yang lebih agresif dan penuh tekanan. Mereka berhasil mendominasi perolehan poin di kuarter ini, memanfaatkan beberapa kesalahan Dewa United serta meningkatkan efektivitas tembakan mereka. Hi-Tech mampu menutup kuarter keempat dengan keunggulan 35-19 dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Saat laga memasuki perpanjangan waktu, Ibarra menjadi sosok kunci bagi Dewa United dengan menemukan kembali ritme permainannya. Ia mencetak enam poin beruntun sebagai respons cepat terhadap tembakan Accheaus Fields yang sempat menyamakan kedudukan di awal overtime.

Tidak hanya Ibarra, Gillenwater juga menunjukkan ketenangannya di momen krusial dengan sukses mengeksekusi lemparan bebas secara sempurna untuk membawa Dewa United unggul 95-87 saat waktu tersisa satu menit 52 detik.

Hi-Tech sebenarnya masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan. Mereka mampu memperkecil selisih hingga hanya tiga poin sebanyak dua kali dalam 47,4 detik terakhir pertandingan. Namun, kegagalan memaksimalkan momen krusial membuat peluang tersebut tidak dapat dimaksimalkan.

Troy Gillenwater menjadi pendulang poin terbanyak Dewa United pada laga tersebut dengan membuat 31 poin dan sembilan rebound. Sementara itu Joshua Ibarra mencatatkan double-double dengan 14 poin, 11 assist dan empat rebound.

Pada akhirnya, Dewa United mencatatkan kemenangan ketiga mereka dalam tiga pertandingan, sehingga tetap berada di puncak klasemen Grup A BCL Asia-East 2026.

  • dewa united banten
  • hasil basket hari ini
  • bcl asia-east 2026
  • hi-tech thailand
  • fiba asia

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.