Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Papua Selatan Perkuat Upaya Cegah Perkawinan Anak

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 16:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Papua Selatan Perkuat Upaya Cegah Perkawinan Anak Doc: Antara
Ket. Foto bersama setelah rapat koordinasi pencegahan perkawinan anak di Kabupaten Merauke, Selasa (14/4).

Jayapura - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan melaksanakan rapat koordinasi untuk memperkuat program perlindungan anak khususnya strategi pencegahan perkawinan anak di daerah ini.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Papua Selatan Agustinus Joko Guritno dalam siaran pers yang diterima di Jayapura, Selasa (14/4), mengatakan bahwa baik orang tua maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bisa menjamin kelangsungan hidup keluarga dan anak-anak di masa mendatang.

"Selain orang tua dan ASN, diharapkan semua pihak dapat bergandengan tangan untuk melakukan pencegahan terhadap perkawinan anak di Papua Selatan," katanya.

Selain itu, pihaknya juga berharap semua pemangku kepentingan di daerah ini dapat bekerja sama mencegah kekerasan terhadap anak serta mencegah perceraian dalam rumah tangga

"Sebagai ASN juga harus bisa membimbing dan membina masyarakat kemudian memberikan pengertian dan pemahaman yang baik bagi warga," ujarnya.

Dia mengharapkan kegiatan rapat koordinasi tersebut dapat melahirkan rekomendasi kepada pemerintah daerah agar menyiapkan program dalam rangka pencegahan perkawinan anak.

Dalam kegiatan rapat koordinasi tersebut pihaknya juga meminta disampaikan aturan perundangan-undangan dalam kehidupan perkawinan atau izin yang diberikan pemerintah batasan usia perkawinan.

"Ini perlu disampaikan kepada masyarakat luas termasuk anak-anak supaya ke depan tidak ada lagi perkawinan anak di Papua Selatan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Polisi Gerebek Kasino di Ba...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.