Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemarau 2026 Bakal Lebih Ganas! Pemprov Sulut Ingatkan Warga: Hemat Air atau Krisis Mengintai

📅 Senin, 13 Apr 2026, 02:06 WIB | Oleh:
Kemarau 2026 Bakal Lebih Ganas! Pemprov Sulut Ingatkan Warga: Hemat Air atau Krisis Mengintai Doc: ANTARA
Ket. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Jimmy Ringkuangan, Setdaprov Sulut.

MANADO - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menginstruksikan seluruh jajaran dan masyarakat untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tahun 2026 yang diprediksi akan berlangsung lebih kering dan lebih lama dari kondisi normal. 

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulut, Jimmy Ringkuangan, menegaskan bahwa langkah mitigasi secara terpadu sangat mendesak dilakukan guna mengantisipasi krisis air bersih dan potensi kebakaran hutan serta lahan (karhutla). Berdasarkan proyeksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena cuaca ekstrem ini diperkirakan mulai melanda wilayah Bumi Nyiur Melambai pada pertengahan tahun ini.

"Pemprov Sulut akan mencermati dan memberikan perhatian penuh terhadap prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi terjadinya musim kemarau tahun ini," kata Ringkuangan di Manado, Minggu.

Dia mengatakan, BMKG memperkirakan kemarau tahun ini akan berlangsung lebih kering dan lebih lama dari kondisi normal.

"Selain bijak menggunakan air, kami juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan sekitar, serta menghindari praktik pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan dampak kebakaran hutan dan lahan yang lebih luas," ujarnya.

Pemprov, menurut Ringkuangan, telah mengambil langkah-langkah antisipatif secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan, untuk menghadapi musim panas cukup panjang yang diprediksikan akan mulai terjadi pada pertengahan tahun ini.

“Kesiapsiagaan menjadi kunci utama. Kami terus memperkuat upaya dalam menjaga ketahanan pangan dan sumber-sumber produksi pangan, memastikan ketersediaan air bersih, serta mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan melalui koordinasi lintas sektor,” ujarnya.

Pemprov Sulut, menurut dia, juga terus mendorong sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat, agar setiap langkah yang diambil dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kami mengajak seluruh komponen daerah untuk bekerja bersama dan bersama bekerja, saling menguatkan peran masing-masing, sehingga upaya menghadapi kemarau ini dapat dilakukan secara kolektif dan bertanggung jawab,” katanya menambahkan.

Dia optimistis, kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay, menjadi landasan kuat dalam memastikan seluruh jajaran bergerak secara solid, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kami optimistis seluruh langkah mitigasi dapat berjalan dengan baik, sehingga stabilitas ekonomi daerah, khususnya sektor pangan dan pelayanan dasar, tetap terjaga,” tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Abang Itam1
Abang Itam1
13 Apr 2026, 22:45 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.