Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ditjen Imigrasi Amankan Ratusan WNA Lewat Operasi Wira Waspada

📅 Senin, 13 Apr 2026, 22:23 WIB | Oleh:
Ditjen Imigrasi Amankan Ratusan WNA Lewat Operasi Wira Waspada Doc: RRI/Aditya Prabowo
Ket. Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko (tengah)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Imigrasi mengamankan 346 warga negara asing (WNA) dari 36 negara dalam Operasi Wira Waspada. Diketahui, operasi ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia sejak 7 April hingga 11 April 2026.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan ratusan WNA tersebut diamankan karena diduga melakukan berbagai pelanggaran keimigrasian. “Seluruh satker Direktorat Jenderal Imigrasi berhasil mengamankan 346 WNA dengan dugaan melakukan pelanggaran keimigrasian,” kata Hendarsam dalam konferensi pers di kantor Ditjen Imigrasi Jakarta, Senin (13/4).

Ia menjelaskan, pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah penyalahgunaan izin tinggal. “Sebagian besar pelanggaran berupa penggunaan izin tinggal yang tidak sesuai dengan peruntukannya,” ujar dia.

Ia menjelaskan petugas menemukan 214 kasus penyalahgunaan izin tinggal dalam operasi pengawasan WNA yang dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, terdapat 48 pelanggaran perubahan alamat, 31 tanpa dokumen sah, 24 overstay, dan 17 investor fiktif.

“WNA yang terjaring berasal dari berbagai negara, terbanyak dari Republik Rakyat Tiongkok sebanyak 183 orang. Selanjutnya Pakistan 21 orang, Nigeria 20 orang, Jepang 13 orang, serta Singapura, Korea Selatan, India dan negara lainnya,” ucap Hendarsam.

Hendarsam menyampaikan Operasi Wira Waspada dilakukan berbasis data guna memastikan pengawasan keberadaan warga negara asing di Indonesia berjalan efektif. Ia menegaskan, pengawasan keimigrasian akan terus diperkuat melalui langkah proaktif dan responsif guna menindak setiap pelanggaran yang ditemukan.

“Kami terus mendorong peningkatan efisiensi dan kemudahan layanan keimigrasian. Namun hal tersebut tidak berarti adanya toleransi terhadap pelanggaran,” kata Hendarsam. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Hari Kesaktian Pancasila, T...

Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Raih Disway Award 2026

53 menit yang lalu | Paundra Zakirulloh

Rona
Institut Kemandirian Dompet...
Olahraga
Tren Olahraga Berbasis Komu...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.