Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD DKI: Ranperda Keluarga Harus Selaras dengan Visi Besar Pembangunan Jakarta

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 11:30 WIB | Oleh:
DPRD DKI: Ranperda Keluarga Harus Selaras dengan Visi Besar Pembangunan Jakarta Doc: DPRD DKI Jakarta
Ket. Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD DKI Jakarta, Ismail, menyoroti pentingnya harmonisasi dan sinkronisasi dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembangunan Keluarga. Ia menilai regulasi tersebut harus selaras dengan arah pembangunan Jakarta secara menyeluruh.

JAKARTA - Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD DKI Jakarta, Ismail, menyoroti pentingnya harmonisasi dan sinkronisasi dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembangunan Keluarga. Ia menilai regulasi tersebut harus selaras dengan arah pembangunan Jakarta secara menyeluruh.

Menurut Ismail, masih terdapat aspek krusial yang belum terakomodasi dalam substansi Ranperda tersebut. Salah satunya adalah keterkaitan antara tujuan pembangunan keluarga dengan visi besar pembangunan daerah.

Ia menegaskan, tanpa adanya sinkronisasi yang jelas, kebijakan pembangunan keluarga berpotensi berjalan sendiri-sendiri. Hal ini dinilai dapat mengurangi efektivitas program yang dijalankan oleh pemerintah maupun pihak terkait lainnya.

"Untuk ini mungkin bisa dicatat usulan konkret tambahan poinnya," ujarnya di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Ismail mendorong agar pemerintah segera menambahkan poin yang secara eksplisit mengatur harmonisasi dan sinkronisasi dalam Ranperda tersebut. Langkah ini dinilai penting agar seluruh kebijakan memiliki arah yang sejalan dengan visi pembangunan Jakarta.

Selain itu, ia juga mengusulkan agar regulasi tersebut memuat ketentuan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam pembangunan keluarga. Keterlibatan ini mencakup pemerintah, masyarakat, lembaga pendidikan, hingga organisasi sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, pembangunan keluarga tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi lintas sektor agar tujuan menciptakan keluarga yang berkualitas dapat tercapai secara optimal.

Ismail menekankan bahwa keberagaman pihak yang terlibat merupakan realitas yang harus dikelola dengan baik. Tanpa kerangka kebijakan yang terpadu, masing-masing pihak berpotensi menjalankan program secara terpisah sesuai persepsi masing-masing.

"Harus dibingkai dalam satu kesatuan, tidak boleh masing-masing seperti itu," tegasnya.

Ia menilai peran Ranperda sangat strategis sebagai instrumen untuk menyatukan arah dan tujuan pembangunan keluarga. Regulasi tersebut diharapkan mampu menjadi panduan bersama bagi seluruh pihak yang terlibat.

Dengan adanya penguatan pada aspek harmonisasi dan sinkronisasi, Ranperda Pembangunan Keluarga diyakini dapat menjadi landasan yang lebih kokoh. Hal ini sekaligus mendukung pencapaian pembangunan Jakarta yang berkelanjutan.

Ismail berharap, pembahasan Ranperda dapat dilakukan secara komprehensif agar mampu mengakomodasi berbagai kepentingan yang ada. Dengan demikian, setiap program pembangunan keluarga dapat berjalan dalam koridor yang sama.

"Tujuannya mengakomodir apapun yang menjadi tujuan pembangunan keluarga masing-masing stakeholder tersebut," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
Luar Negeri
UE Guyur Greenland Investas...
Nasional
Bapanas Tambah 150 Ribu Ton...
Luar Negeri
Qatar Terus Berupaya Satuka...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.