Pemkot Makassar Percepat Pembenahan Masalah Sampah

Senin, 06 Apr 2026, 15:30 WIB

MAKASSAR -- Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan meminta seluruh camat dan lurah untuk mempercepat pembenahan masalah persampahan karena volumenya terus bertambah setiap harinya.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Makassar, Senin, mengatakan, masalah persampahan harus ditangani secara serius dan menyeluruh dari hulu ke hilir, apalagi volumenya semakin meningkat.

Ket. Foto: Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. — Sumber: ANTARA/Muh Hasanuddin

"Produksi sampah di Makassar telah mencapai sekitar 800 ton per hari. Perlu solusi penanganan serius," ujarnya di Makassar, Senin.

Munafri Arifuddin mengatakan beberapa upaya telah dilakukan seperti pengelolaan sampah menjadi energi listrik dan penanganan persampahan secara terintegrasi.

Ia menjelaskan, kapasitas pengangkutan sampah saat ini baru mampu menjangkau sekitar 67 persen, sehingga masih ada lebih dari 30 persen atau sekitar 240 ton sampah yang berpotensi tidak terangkut setiap harinya.

Kondisi tersebut, menurut Munafri, menjadi persoalan serius yang harus segera ditangani melalui pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh, terutama pada aspek pengangkutan.

Salah satu poin penting yang ditekankan adalah sinkronisasi antara waktu pembuangan sampah oleh masyarakat dengan jadwal pengangkutan.

"Perlu diatur ulang jam pembuangan sampah dan jam pengangkutan, agar kebersihan tetap terjaga. Jangan sampai sampah dibuang pagi, tapi diangkut siang atau sore. Ada jeda waktu yang membuat sampah menumpuk dan terlihat tidak terkelola," katanya.

Selain itu, Munafri juga menegaskan agar tidak ada lagi praktik pembuangan sampah di trotoar maupun sudut jalan.

Ia meminta pelaku usaha, khususnya rumah makan dan sektor komersial, untuk menempatkan sampah di dalam area masing-masing dan menyesuaikan dengan jadwal penjemputan.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.