Bolaang Mongondow Diguncang Gempa 5,7 Magnitudo
Minggu, 07 Jun 2026, 03:45 WIBMANADO â Gempa cukup besar telah mengguncang daerah Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang daerah Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara pada Minggu pukul 01:56 WIB.
Berdasarkan laman resminya yang dipantau di Jakarta, BMKG menjelaskan pusat gempa berada di 124 km Tenggara Tutuyan.
Adapun koordinat gempa berada pada 0,26 Lintang Selatan (LS) dan 125,07 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 10 km. Guncangan itu tidak berpotensi tsunami.
Gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Nuangan, Bolaang Mongondow Timur dengan skala intensitas III - IV MMI, daerah Pinolosian Timur, Bolaang Mongondow Selatan, daerah Motongkad, Bolaang Mongondow Timur dengan skala intensitas III MMI.
Hingga pukul 02:15 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan. BMKG minta masyarakat berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.
Gempa Cianjur
Gempa juga terjadi di daerah Cianjur Jabar. Â Â PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung sempat menghentikan sementara perjalanan Kereta Api Siliwangi di Stasiun Ciranjang-Cianjur, Jawa Barat guna memastikan tidak ada dampak gempa magnitudo 3.5 terpusat di Cianjur terhadap jalur kereta.
Manager Humas Daop 2 Bandung Kuswardojo saat dihubungi, Sabtu, mengatakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) setiap terjadi gempa bumi seluruh kereta yang sedang berjalan dihentikan sementara untuk dilakukan pemeriksaan sarana dan prasarana perkeretaapian.
Termasuk gempa magnitudo 3.5 yang sempat dirasakan cukup kencang di sejumlah wilayah Cianjur pada Sabtu malam, sehingga KA Siliwangi rute Cipatat-Sukabumi diberhentikan sementara di petak jalan Ciranjang-Cianjur pada pukul 20.11 WIB.
âSesuai SOP ketika terjadi gempa seluruh kereta api yang sedang berjalan dihentikan terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan memastikan keamanan perjalanan,â katanya.
Penghentian sementara dilakukan sebagai bagian dari prosedur keselamatan untuk memastikan kondisi jalur rel tetap aman saat dilalui kereta, setelah dipastikan aman dan tidak ada dampak terhadap jalur rel, perjalanan kereta kembali dilanjutkan.
Sesampai-nya di Stasiun Cianjur perjalanan ke Sukabumi tidak langsung dilakukan karena petugas masih melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi lintas jalur kereta api guna memastikan jalur Cianjur-Sukabumi aman dilalui.
Setelah seluruh jalur dipastikan aman untuk operasional KA Siliwangi 345 kembali diberangkatkan dari Stasiun Cianjur pada pukul 20:52 WIB menuju Stasiun Sukabumi.
âKA Siliwangi 345 berangkat kembali dari Stasiun Cianjur pukul 20.52 WIB setelah seluruh lintas dipastikan aman untuk perjalanan kereta api, selama pemeriksaan dilakukan penumpang tetap berada di dalam rangkaian kereta,â katanya.
Selama proses pemeriksaan, tutur dia, petugas memberikan informasi pada para penumpang terkait perkembangan situasi serta hasil pemeriksaan jalur sebelum perjalanan kereta kembali normal.
âKami terus memberikan informasi terkait penyebab penghentian sementara termasuk perkembangan pemeriksaan jalur, selama proses berjalan seluruh penumpang tetap berada di tempat duduknya masing-masing,â katanya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Jepang Peringatkan Risiko Gempa Dahsyat Lain Seminggu Mendatang Usai Gempa M7,7
-
Gempa Dangkal Guncang Kendari, Getarannya Terasa hingga Konawe Selatan
-
“Jabatan Bukan Sekadar Posisi”, Pesan Tegas Menaker Saat Lantik 12 Pejabat.
-
Gempa M5,9 Mengguncang Nias Utara Minggu Dini Hari
-
Gempa Terjadi di Kendari Sulawesi Tenggara, BMKG: Aktivitas Sesar Picu Gempa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.