Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Leo Mengajak Umat Beriman untuk Menang Tanpa Kekerasan

📅 Senin, 06 Apr 2026, 01:10 WIB | Oleh:
Paus Leo Mengajak Umat Beriman untuk Menang Tanpa Kekerasan Doc: Simone Risoluti/MEDIA VATIKAN/AFP
Ket. Paus Leo XIV Sampaikan Pesan Urbi et Orbi - Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Leo XIV saat memimpin Misa Minggu Paskah di Lapangan Santo Petrus, Minggu (5/4). Paus Leo XIV memimpin misa di Lapangan Santo Petrus yang dipenuhi jemaat dan menyampaikan pesan “Urbi et Orbi” atau pesan kepada kota dan dunia dari balkon tengah Basilika Santo Petrus.

VATIKAN - Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Leo XIV saat menyampaikan berkat kepada kota dan dunia (Urbi et Orbi) mendesak para pemimpin negara-negara di dunia untuk memilih perdamaian, daripada menggunakan kekuasaan mereka untuk melancarkan perang.

“Biarlah mereka yang memiliki senjata meletakkannya!” desak Paus Leo dalam perayaan Minggu Paskah di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Minggu (5/4).

Perdamaian yang dimaksud bukanlah yang “dipaksakan dengan kekerasan”, melainkan perdamaian yang dicapai melalui dialog.

“Bukan dengan keinginan untuk mendominasi pihak lain, tetapi untuk merangkul mereka,” jelas Paus.

Pemimpin Tahta Suci itu juga memperingatkan komunitas global yang “semakin terbiasa dengan kekerasan.

“Kita menjadi acuh tak acuh bukan hanya terhadap kematian ribuan orang, tetapi juga terhadap kebencian dan perpecahan yang disebabkan oleh perang, serta konsekuensi ekonomi dan sosialnya,” tuturnya.

Mengutip ungkapan dari mendiang Paus Fransiskus, Paus Leo memperingatkan tentang “meningkatnya globalisasi ketidakpedulian”.

“Kita tidak bisa terus acuh tak acuh! Kita tidak bisa pasrah pada kejahatan!” desaknya.

Atas pertimbangan itu, Paus akan memimpin doa bersama untuk perdamaian pada 11 April mendatang di Basilika Santo Petrus. Sebagai penutup pesan Urbi et Orbi, Paus menekankan bahwa kedamaian Paskah bukan hanya hening dari senjata tetapi juga kedamaian batin yang "menyentuh dan mengubah hati kita masing-masing”.

Seperti Yesus yang menang atas kematian, Paus mengajak umat beriman untuk menang “tanpa kekerasan”, berdasarkan kasih yang menciptakan, menghasilkan, mengampuni, dan menebus dosa.

“Marilah kita izinkan diri kita diubah oleh kedamaian Kristus,” ujar Paus Leo, seraya memohonkan damai sejati Tuhan bagi orang yang menderita.

Sehari sebelumnya, tepatnya pada Sabtu Suci atau Malam Paskah, Paus mendesak orang-orang untuk tidak merasa mati rasa oleh besarnya konflik yang berkecamuk di seluruh dunia dan untuk bekerja demi perdamaian.

Paus yang telah muncul sebagai kritikus vokal perang Iran ini, mengatakan bahwa ketidakpercayaan dan ketakutan telah dibiarkan “memutus ikatan di antara kita melalui perang, ketidakadilan, dan isolasi masyarakat dan bangsa”.

“Jangan biarkan diri kita lumpuh!” seru Paus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.