- Home
-
- Luar Negeri
-
- Pesan Urbi et Orbi Paskah ...
Pesan Urbi et Orbi Paskah 2026: Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Dunia dan Dialog
Minggu, 05 Apr 2026, 19:25 WIBVATIKAN -Â Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik, Paus Leo XIV, menyampaikan seruan keras kepada para pemimpin dunia untuk segera menghentikan eskalasi kekerasan dan memilih jalur dialog ketimbang peperangan.Â
âBiarlah mereka yang memiliki senjata meletakkannya!â desak Paus Leo ketika menyampaikan berkat kepada Kota Roma dan dunia (Urbi et Orbi) dalam perayaan Minggu Paskah di Basilika Santo Petrus, Vatikan.
Perdamaian yang ia maksud bukanlah yang âdipaksakan dengan kekerasanâ, melainkan perdamaian yang dicapai melalui dialog.
âBukan dengan keinginan untuk mendominasi pihak lain, tetapi untuk merangkul mereka,â ujarnya.
Pemimpin tertinggi Gereja Katolik itu memperingatkan bahwa dunia âsemakin terbiasa dengan kekerasanâ.
âKita menjadi acuh tak acuh bukan hanya terhadap kematian ribuan orang, tetapi juga terhadap kebencian dan perpecahan yang disebabkan oleh perang, serta konsekuensi ekonomi dan sosialnya,â tuturnya.
Mengutip ungkapan dari mendiang Paus Fransiskus, Paus Leo memperingatkan tentang âmeningkatnya globalisasi ketidakpedulianâ.
âKita tidak bisa terus acuh tak acuh! Kita tidak bisa pasrah pada kejahatan!â desaknya.
Karena alasan ini, katanya, ia akan memimpin doa bersama untuk perdamaian pada 11 April mendatang di Basilika Santo Petrus.
Sebagai penutup pesan Urbi et Orbi, Paus menekankan bahwa kedamaian Paskah bukan hanya hening dari senjata tetapi juga kedamaian batin yang "menyentuh dan mengubah hati kita masing-masingâ.
Seperti Yesus yang menang atas kematian, Paus mengajak umat beriman untuk menang âtanpa kekerasanâ, berdasarkan kasih yang menciptakan, menghasilkan, mengampuni, dan menebus dosa.
"Marilah kita izinkan diri kita diubah oleh kedamaian Kristus,â ujar Paus Leo, seraya memohonkan damai sejati Tuhan bagi orang yang menderita.
Sebelumnya, pada misa Minggu Palma (28/3) yang membuka pekan suci Paskah, Paus Leo memberikan pernyataan keras bahwa âYesus tidak mendengar doa orang-orang yang memulai perangâ.
Pernyataan itu dinilai sangat relevan untuk merespons eskalasi terbaru di Timur Tengah, yang dipicu serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran.
Leo XIV, Paus pertama asal AS sepanjang sejarah Gereja Katolik, telah berulang kali mengutuk perang dan menyerukan dialog untuk perdamaian.
- konflik timur tengah
- vatikan
- gereja katolik
- perdamaian dunia
- paus leo xiv
- urbi et orbi
- paskah 2026
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Targetkan Tampung 2.500 Mahasiswa di Akhir 2026, ITSB Incar Status Research University
-
Rupiah Melemah, Konflik Timur Tengah hingga Lonjakan Harga Minyak Guncang Ekonomi Indonesia
-
Tanpa Kepastian Hukum, Indonesia Hanya Jadi Pasar, Bukan Tujuan Investasi
-
Aturan Perlindungan UMKM Terbit, Ekosistem Marketplace Dipaksa Lebih Adil
-
Gubernur NTT Pastikan Larangan Isi BBM bagi Penunggak Pajak Tetap Diberlakukan
-
AS Bantu Cari Korban Pascagempa Venezuela
-
Rittal Perkuat Industri Manufaktur Indonesia Lewat Modification Center Berbasis Digital Engineering
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.