Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Disperindag Kota Tangerang: Stok BBM di 50 SPBU kondisi aman

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 09:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disperindag Kota Tangerang: Stok BBM di 50 SPBU kondisi aman Doc: ANTARA
Ket. Tim pengawasan lapangan dari Disperindagkop Kota Tangerang melakukan uji tera alat di salah satu SPBU di Kebon Nanas dalam memastikan tidak ada kecurangan.

KOTA TANGERANG – Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang, Banten, memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di 50 SPBU yang tersebar di berbagai wilayah dalam kondisi aman.

"Berdasarkan hasil pemantauan yang kami lakukan hari ini, untuk stok BBM masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Tangerang di setiap harinya,” kata Kepala bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Ali Furqon, saat melakukan monitoring langsung di SPBU 34.151.50 Kebon Nanas Tangerang, Kamis (02/4).

Ia menambahkan saat ini terdapat sekitar 50 SPBU yang beroperasi di Kota Tangerang. Seluruhnya terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina guna menjaga distribusi dan ketersediaan BBM tetap lancar, terutama setelah sempat terjadi lonjakan permintaan dari masyarakat.

“Monitoring ini kami lakukan secara berkala. Saat ini kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi riil, baik dari sisi harga maupun ketersediaan stok BBM di SPBU,” ujarnya.

Supervisor SPBU 34.151.50 Kebon Nanas Suharli menyampaikan ketersediaan BBM di SPBU yang dikelolanya selalu dalam kondisi aman dan tidak mengalami kekosongan.

“Stok BBM selalu tersedia. Kalaupun sempat terjadi antrean, itu lebih karena peningkatan permintaan dari masyarakat. Namun secara umum distribusi tetap berjalan lancar,” katanya

Sebelumnya Pemerintah Kota Tangerang telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan bahkan menimbun karena berdampak negatif.

Asisten Daerah bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, mengatakan perilaku panic buying maupun penimbunan BBM justru dapat menimbulkan dampak negatif, termasuk potensi kelangkaan di lapangan serta risiko pelanggaran hukum.

Masyarakat diharapkan dapat bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta selalu mengacu pada sumber resmi agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Yang terpenting saat ini adalah menjaga situasi tetap kondusif. Tidak perlu panik, karena kondisi BBM masih aman dan stabil,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Asean Harapkan Kemajuan dal...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.