Bansos PKH dan BPNT Bakal Cair April 2026: Berikut Cara Cek dan Jadwal Tahapannya
Jumat, 03 Apr 2026, 17:20 WIBJAKARTA - Pemerintah memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) triwulan II tahun 2026 akan berlangsung lebih cepat dari biasanya. Percepatan ini dilakukan setelah pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang kini menjadi dasar utama penyaluran bantuan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan, pencairan bansos direncanakan dimulai setelah tanggal 10 April 2026. Data hasil pemutakhiran tersebut akan digunakan sebagai acuan dalam distribusi bantuan kepada masyarakat setiap bulan.
"Jadi setiap tanggal 10 nanti kami terima dan hasil pemutakhiran itu yang akan kami jadikan pedoman untuk menyalurkan bansos setiap bulannya," ujar Menteri Sosial, Kamis (2/4).
Jenis bantuan yang disalurkan mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kedua program ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat, khususnya setelah periode Hari Raya Idulfitri.
Untuk mengetahui status sebagai penerima bansos, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara daring melalui dua kanal resmi yang disediakan pemerintah. Proses ini dapat dilakukan dengan mudah menggunakan perangkat ponsel.
Berikut langkah-langkah pengecekan bansos melalui situs resmi:
1. Cek melalui website Kemensos
- Akses halaman resmi pengecekan bansos milik Kementerian Sosial lewat link berikut ini: https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai data KTP.
- Isi kode verifikasi yang muncul pada layar.
- Tekan tombol pencarian untuk melihat hasil.
- Sistem akan menampilkan informasi penerima jika data yang dimasukkan sesuai dengan daftar bansos.
Selain melalui website, masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi resmi untuk melakukan pengecekan. Metode ini dinilai lebih praktis karena bisa diakses kapan saja melalui ponsel.
2. Cek melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi resmi "Cek Bansos" melalui toko aplikasi seperti Play Store atau AppStore.
- Masuk ke akun yang sudah terdaftar atau lakukan pendaftaran baru.
- Pilih menu pengecekan bansos pada halaman utama.
- Lengkapi data wilayah serta nama sesuai identitas.
- Masukkan kode verifikasi, lalu lakukan pencarian data.
Penyaluran bansos dilakukan secara bertahap dalam empat periode sepanjang tahun. Untuk April 2026, bantuan masuk dalam tahap kedua yang berlangsung hingga bulan Juni.
Berikut tahapan distribusi bansos selama 2026:
1. Tahap I (Januari - Maret)
Distribusi awal bagi masyarakat penerima yang telah terdata sebelumnya.
2. Tahap II (April - Juni)
Penyaluran lanjutan dengan basis data terbaru hasil pemutakhiran DTSEN.
3. Tahap III (Juli - September)
Tahap distribusi berikutnya dengan evaluasi penerima secara berkala.
4. Tahap IV (Oktober - Desember)
Penyaluran akhir untuk memastikan kesinambungan bantuan sosial.
Tidak semua masyarakat bisa menerima bantuan ini karena terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah terdaftar dalam DTSEN serta masuk kategori keluarga kurang mampu atau rentan miskin.
Selain itu, penerima tidak berasal dari kalangan ASN, TNI, atau Polri, serta tidak memiliki penghasilan di atas standar upah minimum. Ketentuan ini dibuat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Untuk besaran bantuan, program PKH memiliki nominal berbeda sesuai kategori penerima. Mulai dari ibu hamil, anak usia dini, pelajar, hingga lansia dan penyandang disabilitas mendapatkan nilai bantuan yang disesuaikan.
Sementara itu, bantuan BPNT diberikan sebesar Rp200 ribu per bulan untuk setiap keluarga penerima manfaat. Karena disalurkan setiap tiga bulan, total bantuan yang diterima mencapai Rp600 ribu per tahap.
Dengan sistem berbasis data terbaru, pemerintah berharap distribusi bansos menjadi lebih akurat. Masyarakat diimbau aktif mengecek status penerimaan agar tidak terlewat dalam proses penyaluran.
- Bantuan Sosial
- Kemensos
- Bansos PKH
- PKH-BPNT
- Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN)
- Bantuan PKH dan BPNT
- Bansos Kemensos
- Bansos 2026
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Kodaline Berencana Masukkan Jakarta dalam Lineup Tur Konser Perpisahan
-
Bulog Serap Gabah Petani Lokal, Kebutuhan Beras Paser dan PPU Dipastikan Terpenuhi
-
Penyaluran bantuan Atensi Kemensos untuk kelompok rentan
-
Maskapai Global Telan Kerugian 53 Miliar Dollar AS Imbas Krisis Iran
-
Kafilah Maros Juara Umum MTQ ke-34 Sulsel, Tampil Gemilang di Tingkat Provinsi
-
Pelajar Kabupaten Bekasi Mulai Daftar Calon Anggota Paskibra 2026
-
Lestari Moerdijat: Program Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga Butuh Dukungan Semua Pihak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.