- Home
-
- Luar Negeri
-
- Unit Ekspedisi Korps Marin...
Unit Ekspedisi Korps Marinir AS Tiba di Wilayah Teluk Persia
Minggu, 29 Mar 2026, 16:38 WIBTAMPA - Unit Ekspedisi Marinir ke-31 telah memasuki wilayah tanggung jawab Komando Pusat Amerika Serikat di Teluk Persia.
Dari Militarnyi, Komando Pusat AS mengumumkan hal ini di platform media sosial X.
Kapal serbu amfibi USS Tripoli (kelas America) adalah kapal utama dari kelompok tersebut, yang mencakup sekitar 3.500 pelaut dan Marinir.
Selain personel, kelompok ini mencakup helikopter, jet tempur F-35, serta aset amfibi dan taktis yang dirancang untuk operasi amfibi.
Unit tersebut berangkat dari Jepang pada tanggal 11 Maret. Selain itu, kapal serbu amfibi USS Boxer, yang membawa sekitar 2.200 Marinir, juga menuju Teluk Persia, setelah meninggalkan California sekitar seminggu kemudian.
Pimpinan militer AS sedang mempertimbangkan untuk mengerahkan 10.000 pasukan tambahan ke Timur Tengah. Pasukan ini kemungkinan akan mencakup unit infanteri dan lapis baja, bergabung dengan sekitar 5.000 Marinir dan ribuan tentara dari Divisi Lintas Udara ke-82 yang sudah berada di wilayah tersebut.
Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, para pejabat Departemen Perang AS telah melakukan persiapan terperinci untuk kemungkinan invasi darat ke Iran.
Para pejabat militer juga telah mengadakan pertemuan tentang bagaimana bertindak jika pasukan Iran atau pejuang paramiliter ditahan, seandainya presiden memutuskan untuk mengerahkan pasukan darat, termasuk ke mana tepatnya mereka akan dibawa.
- Perang Iran
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Direktur Iintelijen AS Tulsi Gabbard Mengundurkan Diri setelah Masa Jabatan Penuh Gejolak
-
Draf Akhir Kesepakatan Damai Antara AS dan Iran Telah Tercapai
-
Kesepakatan Damai AS dengan Republik Islam Iran Telah Tercapai, Penandatanganan pada 19 Juni
-
Dewan Keamanan Iran Mengkonfirmasi Perang akan Segera Berakhir
-
Pilot-pilot F-5 Iran Ungkap Kisah Serangan Jauh di Garis Belakang Lawan, Pangkalan Udara AS Kuwait
-
Pesan Terbaru Iran Picu Pertanyaan Tentang Suksesi Mojtaba Khamenei.
-
Iran Menetapkan 'Garis Merah' Hak Perkaya Uranium di Tengah Ketegangan dengan Trump
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.