Playoff kualifikasi Piala Dunia 2026: Polandia Unggul Rekor, Albania Datang dengan Momentum
Kamis, 26 Mar 2026, 09:00 WIBWARSAWAâ Polandia dan Albania akan saling berhadapan di Stadion Narodowy, Jumat (27/3) dini hari WIB, dalam semifinal playoff kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan ini menjadi gerbang terakhir menuju final playoff, di mana pemenangnya akan menghadapi Ukraina atau Swedia di laga tandang pekan depan.
Polandia mengusung ambisi tampil untuk ke-10 kalinya di Piala Dunia, sekaligus menjaga tren positif setelah berpartisipasi pada edisi 2018 dan 2022, bahkan mencapai babak 16 besar di Qatar. Elang Putih nyaris lolos otomatis, namun harus puas finis di belakang Belanda di Grup G meski meraih lima kemenangan dan dua hasil imbang melawan sang juara grup.
Di bawah arahan pelatih Jan Urban, Polandia tampil stabil. Sejak ditunjuk pada Juli tahun lalu, Urban belum tersentuh kekalahan dengan catatan empat kemenangan dan dua hasil imbang dari enam laga. Performa kandang juga menjadi kekuatan utama, dengan lima kemenangan dan satu imbang dalam enam laga terakhir di semua kompetisi, termasuk empat clean sheet.
Rekor pertemuan pun berpihak pada Polandia. Dari 15 laga melawan Albania, mereka menang 10 kali, imbang tiga, dan hanya kalah dua kali. Bahkan dalam lima pertemuan terakhir di kualifikasi Piala Dunia, Polandia selalu menang dengan agregat meyakinkan 9-2.
Namun, Albania datang bukan tanpa ancaman. Tim berjuluk Kuq e Zinjtë tengah memburu sejarah tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sebagai negara independen. Setelah dua kali tampil di Piala Eropa dalam tiga edisi terakhir, kini mereka selangkah lebih dekat menuju panggung global.
Tim asuhan Sylvinho mengamankan posisi runner-up Grup K di bawah Inggris. Meski menutup fase grup dengan kekalahan 0-2 dari Inggris, tiga kemenangan beruntun sebelumnya atas Latvia, Serbia, dan Andorra menjadi kunci lolos ke playoff.
Albania juga membawa modal positif dalam laga tandang, hanya sekali kalah dalam lima pertandingan terakhir di luar kandang. Mereka bahkan berpeluang mencatat empat kemenangan tandang beruntun tanpa kebobolan jika mampu menundukkan Polandia.
Meski secara historis inferior, Albania sempat memutus rekor buruk saat mengalahkan Polandia 2-0 pada kualifikasi Euro 2024âkemenangan pertama mereka setelah 11 laga tanpa hasil positif melawan lawan yang sama.
Polandia akan tetap mengandalkan ketajaman Robert Lewandowski, sang kapten sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional dengan 88 gol. Penyerang Barcelona itu diprediksi menjadi ujung tombak, didukung oleh pemain kreatif seperti Sebastian Szymanski dan Jakub Kaminski.
Namun, tuan rumah harus kehilangan Nicola Zalewski yang absen akibat akumulasi kartu. Di sisi lain, nama muda seperti Oskar Pietushevski, bintang 17 tahun milik Porto, menjadi kejutan dalam skuad, meski kemungkinan besar belum akan tampil sejak awal.
Di kubu Albania, lini depan akan menjadi ajang persaingan antara Armando Broja dan Myrto Uzuni. Sementara itu, pengalaman Elseid Hysaj di lini belakang serta kreativitas Kristjan Asllani di lini tengah diharapkan mampu menjaga keseimbangan tim.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Rupiah Melemah 1,35% Sepanjang 2026
-
Selisih Harga Buat Pedagang Bertahan pada Bawang Putih Impor
-
KPK Sebut Tak Perpanjang Pencekalan Fuad Hasan di Kasus Korupsi Kuota Haji karena KUHAP
-
Kementerian UMKM berlakukan program KUR bunga enam persen
-
Sinergi ESDM, SKK Migas, dan ENI Ungkap Temuan Gas 5 TCF di Blok Ganal Kalimantan Timur
-
Sambut Ramadan, Pemkot Pariaman Gelar Pesantren Ramadan bagi Pelajar
-
Membanggakan, Prajurit TNI Juara Musabaqoh Hifdzil Qur’an 30 Juz di Libya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.