Update Jalur Puncak: Jadwal One Way Jakarta dan Data Volume Kendaraan

Selasa, 24 Mar 2026, 17:05 WIB

JAKARTA - Arus lalu lintas di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, diberlakukan sistem satu arah (one way) menuju Jakarta pada Selasa (24/3/2026) siang. Rekayasa lalu lintas ini diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan saat arus balik libur panjang.

Penerapan one way dimulai sekitar pukul 12.00 WIB setelah dilakukan persiapan oleh petugas di lapangan. Sejumlah personel kepolisian tampak menutup arus kendaraan dari arah Tol Jagorawi maupun jalur arteri menuju Puncak menggunakan water barrier.

Ket. Foto: Arus lalu lintas di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, diberlakukan sistem satu arah (one way) menuju Jakarta pada Selasa (24/3/2026) siang. Rekayasa lalu lintas ini diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan saat arus balik libur panjang. — Sumber: ANTARA

Dengan diberlakukannya sistem ini, kendaraan roda empat yang hendak menuju kawasan Puncak untuk sementara tidak dapat melintas. Arus kendaraan hanya difokuskan dari arah Puncak menuju Jakarta hingga kondisi kembali dinormalkan menjadi dua arah.

Sebelumnya, pada pagi hari, rekayasa lalu lintas juga sempat diterapkan dengan skema sebaliknya. Petugas memberlakukan one way dari arah Jakarta menuju Puncak untuk mengakomodasi lonjakan kendaraan wisata.

Kasat Lantas Polres Bogor Iptu Afif Widhi Ananto menyampaikan bahwa volume kendaraan pada hari ini mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan tersebut tercatat cukup signifikan berdasarkan pemantauan di lapangan.

"Penurunannya dibandingkan hari kemarin sekitar 25 persen yang arus dari Jakarta menuju ke Puncak," ujarnya di Simpang Gadog, Selasa (24/3/2026).

Berdasarkan data traffic counting, jumlah kendaraan yang masuk Jalur Puncak pada pagi hari ini hanya sekitar 5.000 unit. Angka tersebut menunjukkan adanya penurunan minat perjalanan wisata dibandingkan hari sebelumnya.

Pada waktu yang sama sehari sebelumnya, jumlah kendaraan yang melintas mencapai sekitar 8.000 unit. Selisih tersebut menunjukkan penurunan sekitar 3.000 kendaraan dari arus wisata menuju kawasan Puncak.

"Jadi hari ini menurun sekitar 3.000 kendaraan animo dari arus wisata yang dari Jakarta ke Puncak," katanya.

Meski volume kendaraan menurun, petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi perubahan kondisi lalu lintas yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Rekayasa lalu lintas akan terus disesuaikan dengan situasi di lapangan.

Pengguna jalan diimbau untuk selalu mematuhi arahan petugas serta memperhatikan informasi terkini terkait pengaturan lalu lintas. Hal ini penting untuk menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan di kawasan Puncak.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.