Wonosobo Gelar Festival Balon di 9 Kecamatan, Langit Jadi Daya Tarik Utama

Senin, 23 Mar 2026, 22:05 WIB

WONOSOBO – Festival balon udara selalu punya cara sederhana untuk bikin orang terpukau. Sejak pagi, langit yang biasanya biasa saja berubah jadi penuh warna—balon-balon raksasa perlahan naik, mengembang, lalu melayang dengan anggun ditiup angin.

Di bawahnya, suasana tak kalah meriah. Warga berkumpul, anak-anak berlarian sambil menunjuk ke atas, sesekali bersorak saat balon favorit mereka mulai terbang lebih tinggi. Kamera ponsel pun sibuk mengabadikan momen, takut ketinggalan satu detik pun dari pemandangan yang jarang datang dua kali.

Ket. Foto: Tradisi balon udara di Kabupatan Wonosobo, Jawa Tengah. — Sumber: Antara.

Lebih dari sekadar tontonan, festival ini seperti ajang kumpul bersama. Ada rasa hangat, kebersamaan, dan sedikit rasa kagum melihat kreativitas yang terbang bebas di langit. Di momen seperti ini, langit bukan cuma jadi batas—tapi juga jadi panggung penuh cerita.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo di Jawa Tengah menggelar festival balon udara di 23 lokasi yang tersebar di sembilan kecamatan dalam kabupaten tersebut.

"Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya belasan lokasi," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Fahmi Hidayat di Wonosobo, Senin (23/3)

Ia menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian dari Festival Mudik 2026.

Menurut dia, peningkatan jumlah lokasi menjadi bukti adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas balon, serta masyarakat dalam melestarikan tradisi sekaligus mengembangkan sektor pariwisata.

Seluruh balon udara yang diterbangkan telah ditambatkan sesuai aturan otoritas penerbangan guna menjaga keselamatan. Hal itu penting agar tradisi tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas penerbangan nasional, katanya menegaskan.

"Ini menjadi contoh bagaimana masyarakat bisa bersinergi dengan pemerintah. Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga menjadi daya tarik wisata unggulan Wonosobo," katanya.

Festival balon udara itu berlangsung selama sepekan, mulai 22 hingga 29 Maret 2026, dengan puncak acara digelar di Alun-alun Wonosobo. Beberapa lokasi bahkan menggelar penerbangan balon lebih dari satu hari untuk memberi kesempatan wisatawan berkunjung.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap, melalui gelaran ini jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat. Pada 2026, menurut Fahmi, pemerintah kabupaten menargetkan lebih dari tiga juta wisatawan datang ke Wonosobo, seiring digelar berbagai ajang wisata.

Menurut dia, melalui kegiatan itu wisatawan tidak hanya terpusat di Kawasan Dieng. Festival itu juga diharapkan mampu mendorong wisatawan menjelajahi destinasi lain di Wonosobo, termasuk desa-desa dengan panorama alam yang tidak kalah memikat.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sumsel Genjot Breeding Sapi, Dukung Target Swasembada Daging Nasional

Wagub Rano Karno Buka JFCF 2026, Dorong Transformasi dan Inovasi Digital Jakarta

Aturan Baru Ojol Segera Terbit, Pemerintah Fokus Lindungi Pengemudi dan Kurir

Jonatan Christie Masih Selamat dari Adangan Pemain Singapura

Jelang Maulid Nabi, 4 Bahan Pokok Ini Jadi Buruan Warga Mataram di Pasar Murah

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Palu Pasang Ratusan Rambu Evakuasi

Pembangunan Sekolah Rusak di Jakarta Mulai September 2026

Polri Raih Rekor MURI Tanam Bawang Putih Serentak di Lahan Terluas

Kebakaran di Jalan Pisangan Baru Tengah, Matraman, Jakarta Timur Anguskan Tiga Rumah

Pemprov Gorontalo Lakukan Efisiensi Belanja dan Prioritas Program Berdampak Langsung ke Masyarakat untuk Jaga Kemandirian Fiskal

Menkomdigi: 99,9 Persen BTS Terdampak Gempa NTT Sudah Pulih

Pemprov Jambi Bangun Kesadaran Masyarakat untuk Taat Bayar Pajak Kendaraan Lewat Undian Berhadiah

Jelang Maulid Nabi, Pemprov Babel Pastikan Stok Bawang dan Cabai Cukup

BMKG Ingatkan Masyarakat untuk Waspadai Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Kalsel

Trailer Terbaru 'Dune: Part Three' Ungkap Sisi Gelap Paul Atreides, Perang Besar dan Konspirasi Mematikan

Pemprov DKI Jakarta Ungkap Alasan Rekayasa Cuaca Belum Dapat Dilakukan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Bromo Kembali Dibuka Tengah Malam Nanti, Wisatawan Bisa Berkunjung Lagi dengan Aman

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

Insidious 6 Ubah Aturan Besar, The Further Jadi Teror ke Dunia Nyata

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.