Libur Lebaran, Bali Zoo Kebanjiran Pengunjung
Senin, 23 Mar 2026, 15:40 WIBGIANYAR â Lonjakan kunjungan wisatawan terasa seperti âdenyut nadiâ yang tiba-tiba berdetak lebih cepat. Tempat-tempat yang biasanya santai mendadak ramai, suara tawa dan obrolan bercampur dengan hiruk-pikuk aktivitas yang tak berhenti.
Di berbagai sudut, antrean jadi pemandangan biasaâmulai dari pintu masuk, spot foto favorit, sampai warung makan. Tapi justru di situlah letak serunya. Ada energi yang berbeda ketika banyak orang datang dengan tujuan yang sama: menikmati waktu dan suasana.
Bagi pelaku usaha, momen ini jadi berkah. Dagangan lebih cepat laku, jasa lebih banyak dicari, dan roda ekonomi ikut berputar lebih kencang. Sementara bagi wisatawan, keramaian itu jadi bagian dari cerita liburan yang tak terlupakan.
Meski begitu, tantangan tetap adaâmulai dari pengelolaan pengunjung sampai menjaga kenyamanan. Karena pada akhirnya, lonjakan ini bukan cuma soal banyaknya orang yang datang, tapi juga bagaimana pengalaman mereka tetap menyenangkan.
Lembaga konservasi Bali Zoo di Desa Singapadu, Kabupaten Gianyar, Bali mencatat lonjakan kunjungan wisatawan hingga 120 persen saat libur Lebaran 2026.
âKunjungan sebanyak 60 persen itu wisatawan Nusantara termasuk lokal dan sisanya 40 persen wisatawan asing,â kata Kepala Hubungan Masyarakat Bali Zoo Emma Kristiana Chandra di Gianyar, Bali, Senin (23/3).
Adapun puncak kunjungan wisatawan terjadi pada Minggu (22/3) sekitar 2.200 orang pengunjung atau naik kisaran 120 persen dibandingkan kunjungan hari biasa kisaran 800-1.200 orang.
Ia memperkirakan kunjungan masih tetap tinggi pada Senin ini meski memasuki arus balik Lebaran mengingat masih berlangsung periode cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah yang didominasi wisatawan asal Jakarta, Surabaya dan kota lain di Indonesia.
âSaat ini kami perkirakan kunjungan masih berkisar dua ribuan orang,â ucapnya.
Pengelola kebun binatang seluas 12 hektare itu memperkirakan kunjungan masih tetap tinggi pada Selasa (24/3) atau pada hari terakhir cuti bersama, sebelum aktivitas harian masyarakat kembali dilaksanakan usai libur panjang pada Rabu (25/3).
Emma menambahkan selain didorong libur panjang, kunjungan meningkat diperkirakan karena adanya interaksi baru yang dihadirkan pengelola kebun binatang itu yakni lebih dekat dengan hewan kapibara.
Pihaknya memiliki koleksi masing-masing tiga ekor kapibara jantan dan betina yang berusia enam hingga sembilan bulan.
Pengunjung juga dapat memberi makan mamalia pengerat terbesar di dunia itu dengan pangan favorit mereka seperti jagung, daun jagung dan rumput gajah.
Rata-rata per hari, hewan dengan populer disebut âMas Broâ di internet itu memakan 1-2,5 kilogram pangan tersebut.
âKapibara menjadi daya tarik baru yang kini banyak dicari pengunjung,â ucap Emma.
Selain berinteraksi lebih dekat dengan sejumlah satwa di lembaga konservasi itu, wisatawan juga mendapat edukasi khususnya kepada generasi muda terkait keberlangsungan hidup satwa dilindungi dan terancam punah.
Aktivitas lain yang bisa dilakukan di tempat wisata itu yakni atraksi air yang tersedia untuk anak-anak.
Lembaga konservasi itu memiliki koleksi 65 spesies dengan total mencapai 600 satwa endemik Indonesia dan seluruh dunia.
- Libur Lebaran
- Bali Zoo
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pengunjung padati Taman Woody Depok saat libur Lebaran
-
TWA Gunung Papandayan Garut Diserbu Ribuan Pengunjung Saat Libur Lebaran
-
Taman Nasional Kutai Kaltim Dibuka Selama Libur Lebaran
-
Polres Donggala Meningkatkan Patroli di Sejumlah Obyek Wisata
-
Menyiagakan Petugas Gabungan di Destinasi Wisata Pantai Selatan Cianjur
-
Usai Libur Lebaran ASN di Sulsel Wajib Bekerja dari Rumah
-
Akses Jalan Utama Kawasan Wisata di Sekitar Gunung Kerinci Macet Panjang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.