Daftar Diskon Tiket Mudik 2026: Strategi Pemerintah Dorong Konsumsi Masyarakat Saat Lebaran
📅 Minggu, 22 Mar 2026, 08:30 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Di tengah hangatnya suasana open house Idul Fitri 1447 Hijriah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyelipkan optimisme tinggi terhadap ketangguhan ekonomi nasional.
Bertempat di kediamannya di kawasan Widya Chandra, Sabtu (21/3026), Airlangga menegaskan bahwa momentum kemenangan Lebaran kali ini harus dibarengi dengan akselerasi pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan menembus angka 5,5 persen pada kuartal pertama.
Melalui integrasi kebijakan insentif transportasi senilai Rp900 miliar, fleksibilitas kerja, hingga penyaluran bantuan pangan masif, pemerintah berupaya menjaga denyut nadi konsumsi domestik di tengah ancaman gejolak harga minyak dunia yang kian membayangi.
“Kita berpuasa 30 hari dan tentunya makna kemenangan ini juga berkaitan dengan ekonomi. Pemerintah membuat banyak program, termasuk diskon, kemudian mendorong mobilitas melalui work from anywhere, dan juga berbagai program termasuk bantuan pangan, bantuan sosial,” ujar Airlangga.
Ia berharap berbagai program tersebut dapat meningkatkan mobilitas dan konsumsi masyarakat, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Dan kita berharap bahwa dengan momentum kemenangan ini kita bisa mencapai pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama 5,5 persen,” ucapnya.
Sebelumnya, pemerintah menggulirkan sejumlah insentif untuk mendorong mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 2026, salah satunya melalui pemberian potongan harga pada sektor transportasi dan tarif jalan tol.
Program tersebut mencakup keringanan biaya perjalanan pada berbagai moda, seperti pesawat udara, kereta api, angkutan laut, hingga transportasi darat, guna mempermudah masyarakat melakukan perjalanan mudik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah memberikan diskon tiket kereta api dan angkutan laut masing-masing hingga sekitar 30 persen, pembebasan tarif jasa penyeberangan, serta potongan harga tiket pesawat pada kisaran 17–18 persen.
Total kebutuhan anggaran untuk program insentif transportasi tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp900 miliar yang bersumber dari APBN maupun dukungan non-APBN.
Selain insentif perjalanan, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan kepada puluhan juta keluarga penerima manfaat sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat selama periode tersebut. Bantuan tersebut berupa paket kebutuhan pokok, antara lain beras dan minyak goreng, yang disalurkan untuk periode dua bulan kepada lebih dari 35 juta keluarga.
Dalam kesempatan yang sama, Airlangga juga menyampaikan ucapan Idul Fitri kepada masyarakat sekaligus mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap potensi gejolak global, khususnya terkait harga minyak.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin, dan dalam suasana ini, tentu kita berharap kita bersama-sama menghadapi gejolak krisis minyak ke depan,” tuturnya.
Dalam acara tersebut, sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir, seperti Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas, Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Anindya Novyan Bakrie, tokoh industri Ilham Habibie, sejumlah kader Partai Golkar, serta anggota Pengurus Besar Wushu Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!