Semangat Toleransi di NTB, Pawai Ogoh-ogoh Digelar di Tengah Suasana Ramadan
📅 Kamis, 19 Mar 2026, 08:23 WIB | Oleh: Tim PenulisMATARAM - Ribuan umat Hindu Dharma di Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Pawai Ogoh-Ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka yang tahun ini kembali bertepatan dengan suasana bulan suci Ramadan.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal didampingi Ketua TP. PKK NTB, Sinta Agathia dan Walikota Mataram, Mohan Roliskana, mengungkapkan kekagumannya atas kreativitas dan keseriusan umat Hindu dalam mempersiapkan perhelatan seni budaya ini. Ia menyebutkan karya-karya Ogoh-Ogoh yang ditampilkan merupakan ekspresi seni tingkat tinggi yang dipersiapkan dengan sangat matang.
"Kami bersama Walikota Mataram merasakan kekaguman bagaimana umat Hindu Dharma mengekspresikan rasa seninya dan kesungguhannya. Tidak ada satu pun Ogoh-Ogoh yang tampak 'ecek-ecek', semuanya dipersiapkan dengan baik," ujarnya di Mataram, Rabu (18/3) sebagamana dikutip dari laman resmi Pemprov NTB.
Momentum tahun ini dinilai sangat istimewa karena dua hari besar keagamaan, yakni Nyepi bagi umat Hindu dan Idul Fitri bagi umat Islam, jatuh dalam waktu yang hampir bersamaan. Gubernur menyebut fenomena ini sebagai "berkah luar biasa" di mana sekitar 99 persen penduduk NTB secara kolektif sedang menjalani proses pensucian diri.
"Hampir 96 persen masyarakat NTB adalah Muslim dan sekitar 3 persen Hindu. Artinya, 99 persen masyarakat kita tengah mengalami proses pensucian secara bersamaan. Ini pertanda baik bahwa kedamaian, kenyamanan, dan ketertiban akan selalu menyertai kita," tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga menegaskan kepada awak media bahwa perhelatan ini adalah bukti nyata kepada dunia internasional bahwa masyarakat NTB telah dewasa dalam beragama dan memiliki akar toleransi yang kuat yang telah dijaga selama ratusan tahun.
Acara yang berlangsung tertib ini diharapkan menjadi standar baru bagi penyelenggaraan di tahun-tahun mendatang, memperkokoh posisi NTB sebagai provinsi yang harmonis dalam keberagaman.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!