Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semangat Toleransi di NTB, Pawai Ogoh-ogoh Digelar di Tengah Suasana Ramadan

📅 Kamis, 19 Mar 2026, 08:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semangat Toleransi di NTB, Pawai Ogoh-ogoh Digelar di Tengah Suasana Ramadan Doc: ANTARA
Ket. Umat Hindu mengarak ogoh-ogoh di Jalan Pejangkik, Kota Mataram, NTB, Rabu (18/3). Pawai yang diikuti 105 banjar di Kota Mataram tersebut dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

MATARAM - Ribuan umat Hindu Dharma di Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Pawai Ogoh-Ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka yang tahun ini kembali bertepatan dengan suasana bulan suci Ramadan.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal didampingi Ketua TP. PKK NTB, Sinta Agathia dan Walikota Mataram, Mohan Roliskana, mengungkapkan kekagumannya atas kreativitas dan keseriusan umat Hindu dalam mempersiapkan perhelatan seni budaya ini. Ia menyebutkan karya-karya Ogoh-Ogoh yang ditampilkan merupakan ekspresi seni tingkat tinggi yang dipersiapkan dengan sangat matang.

"Kami bersama Walikota Mataram merasakan kekaguman bagaimana umat Hindu Dharma mengekspresikan rasa seninya dan kesungguhannya. Tidak ada satu pun Ogoh-Ogoh yang tampak 'ecek-ecek', semuanya dipersiapkan dengan baik," ujarnya di Mataram, Rabu (18/3) sebagamana dikutip dari laman resmi Pemprov NTB.

Momentum tahun ini dinilai sangat istimewa karena dua hari besar keagamaan, yakni Nyepi bagi umat Hindu dan Idul Fitri bagi umat Islam, jatuh dalam waktu yang hampir bersamaan. Gubernur menyebut fenomena ini sebagai "berkah luar biasa" di mana sekitar 99 persen penduduk NTB secara kolektif sedang menjalani proses pensucian diri.

"Hampir 96 persen masyarakat NTB adalah Muslim dan sekitar 3 persen Hindu. Artinya, 99 persen masyarakat kita tengah mengalami proses pensucian secara bersamaan. Ini pertanda baik bahwa kedamaian, kenyamanan, dan ketertiban akan selalu menyertai kita," tambahnya.

Ia juga menegaskan kepada awak media bahwa perhelatan ini adalah bukti nyata kepada dunia internasional bahwa masyarakat NTB telah dewasa dalam beragama dan memiliki akar toleransi yang kuat yang telah dijaga selama ratusan tahun.

Acara yang berlangsung tertib ini diharapkan menjadi standar baru bagi penyelenggaraan di tahun-tahun mendatang, memperkokoh posisi NTB sebagai provinsi yang harmonis dalam keberagaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.