Rekayasa Contraflow untuk Mengatasi Kepadatan Tol Jakarta-Cikampek
Selasa, 17 Mar 2026, 22:27 WIBKarawan - Petugas mulai menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek guna menjaga kelancaran arus mudik pada periode libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Selasa, menyampaikan rekayasa lalu lintas contraflow diterapkan atas diskresi pihak kepolisian.
Contraflow diterapkan di KM 55 sampai KM 70 arah Cikampek ruas Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 20.43 WIB.
"Saat ini volume lalu lintas terpantau meningkat, sehingga kami terus mengimbau pengguna jalan Tol Trans Jawa untuk mengutamakan keselamatan, dan mempersiapkan diri sebelum memasuki perjalanan di jalan tol," katanya.
Sementara itu, dalam rangka mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas pada periode arus mudik Idul Fitri, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung rekayasa lalu lintas one way lokal mulai dari KM 70 Ruas Jalan Tol JakartaâCikampek hingga KM 263 Ruas Jalan Tol Pejagan-Pemalang pada Selasa, pukul 15.18 WIB atas diskresi kepolisian.
Penerapan rekayasa lalu lintas ini merupakan bagian dari upaya bersama antara Jasa Marga Group, kepolisian, dan Kementerian Perhubungan dalam menjaga kelancaran distribusi kendaraan menuju arah Timur Trans Jawa, khususnya pada periode puncak arus mudik.
JTT telah melakukan berbagai kesiapan operasional di sepanjang ruas Trans Jawa guna mendukung kelancaran pelaksanaan rekayasa lalu lintas one way.
Kesiapan tersebut meliputi penyiapan rambu dan traffic cone sebagai pendukung skema pengaturan lalu lintas, penempatan petugas layanan lalu lintas dan pengamanan di titik-titik strategis, serta optimalisasi kapasitas gerbang tol melalui penyiagaan gardu.
Selain itu, JTT juga melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian terkait pengaturan buka-tutup akses masuk, serta memastikan kesiapan layanan derek, ambulans, dan patroli jalan tol yang siaga selama 24 jam untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Pihak Jasamarga memastikan kesiapan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area, termasuk pengaturan kapasitas melalui mekanisme buka-tutup secara situasional guna menghindari kepadatan kendaraan di dalam rest area.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jasamarga: 40.523 Kendaraan Tinggalkan Jakarta via MBZ pada H-6 Idul Fitri
-
Catat, Tersedia 10 Pos Kesehatan di Jalur Mudik Banyuwangi
-
Juni Ini Pembangunan Sekolah Rakyat Tahan Dua Harus Rampung
-
Jumlah penumpang di Stasiun Malang saat libur Idul Adha
-
Pemudik Diimbau Manfaatkan Posko Mudik Bekasi untuk Istirahat
-
Arus Mudik Melintas di Tol Tangerang-Merak Capai 1,32 Juta Kendaraan
-
Horor Antrean Gilimanuk Memalukan. Mana Persiapan Arus Mudik? Kata Menhub Arus Mudik Berjalan Baik. Sekarang Saja Antrean Masih 9 KM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.