Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Operasi Patuh Menjelang Lebaran untuk Mencegah Penyebaran Hama Penyakit

📅 Sabtu, 14 Mar 2026, 23:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Operasi Patuh Menjelang Lebaran untuk Mencegah Penyebaran Hama Penyakit Doc: Antara
Ket. Petugas karantina memeriksa muatan truk yang membawa komoditas pertanian saat turun di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Banjarmasin - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Operasi Patuh Karantina di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menjelang Lebaran 2026 guna mencegah masuk dan tersebar hama serta penyakit yang dapat merugikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan Karantina Kalsel Priyatno di Banjarmasin, Sabtu, mengatakan kegiatan tersebut untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat dan barang menjelang hari raya yang berpotensi memicu pergerakan komoditas hewan, ikan, tumbuhan, maupun produk turunannya tanpa melalui prosedur perkarantinaan.

“Peningkatan aktivitas perjalanan masyarakat pada periode Lebaran biasanya juga diikuti meningkatnya lalu lintas komoditas melalui pelabuhan maupun bandara,” ucapnya.

Menurut dia, kondisi tersebut perlu diimbangi dengan pengawasan yang lebih ketat untuk memastikan seluruh komoditas yang dilalulintaskan telah memenuhi ketentuan dan persyaratan perkarantinaan.

“Momentum menjelang Lebaran identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan barang. Kondisi ini harus diimbangi dengan pengawasan yang lebih intensif agar tidak terjadi pelanggaran terhadap ketentuan perkarantinaan,” kata Priyatno.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap dokumen dan fisik komoditas, petugas karantina juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar melaporkan setiap komoditas wajib periksa karantina kepada petugas sebelum dilalulintaskan.

Ia menjelaskan langkah edukasi tersebut penting untuk memastikan komoditas yang dibawa masyarakat bebas dari organisme pengganggu tumbuhan, hama, maupun penyakit hewan yang berpotensi menyebar ke wilayah lain dan menimbulkan kerugian pada sektor pertanian, peternakan, serta perikanan.

Dalam operasi tersebut, petugas juga menemukan bibit tanaman keladi yang dibawa salah satu penumpang tanpa dilengkapi dokumen karantina dari daerah asal.

Terhadap temuan tersebut, petugas melakukan tindakan penahanan komoditas untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan perkarantinaan.

“Pemilik komoditas bersikap kooperatif dan memahami penjelasan petugas mengenai prosedur yang harus dipenuhi sebelum komoditas tersebut dapat dilalulintaskan,” ujar Priyatno.

Operasi Patuh Karantina juga melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalsel, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Banjarmasin, Pangkalan TNI AL Banjarmasin, Polsek KPL Banjarmasin, serta PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) guna memastikan pengawasan lalu lintas komoditas di pelabuhan berjalan optimal.

Karantina Kalsel memastikan layanan karantina tetap dibuka selama masa libur Lebaran dan cuti bersama sehingga masyarakat yang membawa komoditas hewan, ikan, maupun tumbuhan tetap dapat mengurus dokumen serta pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Perilaku Konsumtif dan Kebi...
Daerah
Intervensi Terpadu untuk Me...
Megapolitan
Tim Catur DKI Jakarta Gelar...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.