Posko Nasional ESDM Diaktifkan, Pemerintah Pastikan Stok BBM Lebih dari 30 Hari

Kamis, 12 Mar 2026, 14:08 WIB

JAKARTA - Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ramadan dan Idul Fitri 2026 diaktifkan untuk beroperasi mengawal ketersediaan energi hingga periode mudik Lebaran dengan ketahanan bahan bakar minyak (BBM) nasional dipastikan lebih dari 30 hari.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan ketersediaan energi selama periode tersebut berada dalam kondisi aman baik untuk BBM maupun LPG.

Ket. Foto: Posko ESDM — Sumber: antara foto

“Ketersediaan BBM secara nasional dan juga LPG melebihi dari cukup. Secara ekosistem untuk ketersediaan BBM itu lebih kurang 30 hari,” kata Yuliot saat pembukaan posko di Jakarta, Kamis (12/3).

Ia menjelaskan ketahanan tersebut dihitung dari keseluruhan ekosistem pasokan energi, mulai dari produksi minyak dalam negeri, impor, pengolahan di kilang, hingga distribusi ke depo penyimpanan dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Menurut dia, produksi minyak dalam negeri saat ini mencapai sekitar 610 ribu barel per hari, sementara kebutuhan yang belum tercukupi telah dipenuhi melalui impor minyak mentah maupun BBM.

“Untuk proses lanjutan ada transportasi lifting dari dalam negeri yang dikirim ke kilang kita seperti Balikpapan, Balongan, Cilacap, Plaju, dan Dumai,” ujarnya.

Berdasarkan paparan data Kementerian ESDM, cadangan BBM Pertamax (RON 92) tersedia sekitar 29 hari, Pertamina Dex (CN 53) sekitar 45 hari, dan avtur sekitar 37 hari. Yuliot kemudian menekankan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga Pertalite (RON 90) sampai triwulan pertama 2026.

“Bapak Menteri sudah menyampaikan bahwa untuk Pertalite ini tidak akan ada kenaikan harga sampai dengan berakhirnya triwulan pertama 2026,” ucapnya.

Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idul Fitri 2026 Erika Retnowati mengatakan untuk mendukung kelancaran distribusi energi selama periode Ramadan dan Idul Fitri, pemerintah bersama badan usaha menyiagakan 125 terminal BBM, 7.885 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), serta 72 depot pengisian pesawat udara (DPPU).

Selain itu, sektor LPG juga menyiagakan 40 terminal LPG, 757 stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE), serta 6.662 agen LPG guna memastikan pasokan energi tetap terjaga selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

Ia menambahkan selama periode posko konsumsi BBM jenis gasoline diperkirakan meningkat sekitar 12 persen dibandingkan kondisi normal, sementara konsumsi avtur diproyeksikan naik sekitar 2,8 persen.

Pemerintah juga memperkirakan jumlah pemudik pada Lebaran 2026 mencapai sekitar 143 juta orang, dengan sekitar 76 juta di antaranya menggunakan kendaraan pribadi.

Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan posko akan berlangsung selama 20 hari, dimulai dari 12 Maret 2026 hingga 31 Maret 2026 bertempat di gedung BPH Migas.

Melalui Posko Nasional Sektor ESDM tersebut, pemerintah memperkuat koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga guna memastikan kelancaran distribusi energi selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

“Melalui semangat kolaborasi dan sinergitas antarinstansi diharapkan Posko Nasional Sektor ESDM ini dapat berjalan dengan lancar dan masyarakat Indonesia dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan bahagia,” tutur Erika.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Karhutla Ranupani, BPBD Lumajang Minta Warga Waspadai Titik Api

Destry Damayanti Punya 5 Strategi Jika Jadi Gubernur BI, Ada Target Dorong Ekonomi 8 Persen

Padamkan Karhutla di Kepulauan Bangka Belitung, Korem 045 Kerahkan 690 Prajurit

Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum

Anggota DPR Bantah Atur Penundaan Rekening Rp80,9 Juta Koordinator AMPB: Saya Difitnah dan Hoaks

Perkuat Fasilitas Pengelolaan Persampahan, DLH Makassar Tambah Armada dan Siapkan Puluhan Mesin Pengolah

KKI 2026 Catat Transaksi Rp177,21 Miliar, UMKM DKI Kuatkan Ekspor & Pembiayaan

Aksi Unjuk Rasa 27 Agustus di DPR, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Rabu Ini

Kebakaran Hutan di Kalimantan: Bencana atau Terencana.

Pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang Dimajukan ke Sore Hari

Tuntaskan Verifikasi, PBNU Tetapkan 557 Pemilik Hak Suara Muktamar Ke-35 NU

Unib Sulap Pisang Enggano Jadi Camilan Modern, Nilai Jual UMKM Royal Banana Caramel Makin Tinggi

BBNKB dan PBBKB Tak Jadi Naik, DPRD dan Pemprov Sulsel Sepakat Membatalkannya.

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Perum Bulog Jamin Ketersediaan dan Kelancaran Distribusi Pangan di NTT

Asap Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Dokter Ungkap Cara Lindungi Diri agar Tak Mudah Sakit

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Nyatakan Mulai Bangun PLTS Gajah Mungkur

Harga Ikan Naik, Telur Ayam Jadi Alternatif Lauk Favorit Warga Gorontalo.

Terus Mengguncang, BMKG Catat 7.492 Gempa Susulan di NTT hingga Hari Ini

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Pendaftaran Dibuka, Ini Syarat, Formasi dan Honor yang Perlu Diketahui

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.