Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Thailand dan Vietnam Terapkan WFH untuk Hemat Energi

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 02:10 WIB | Oleh:
Thailand dan Vietnam Terapkan WFH untuk Hemat Energi Doc: AFP/Nhac NGUYEN
Ket. Pengendara sepeda motor antre di sebuah SPBU di Ibu Kota Hanoi, Vietnam, pada Selasa (10/3). Mereka mengantre setelah perang di Timur Tengah telah mengganggu pasokan BBM dan menyebabkan harganya berfluktuasi.

BANGKOK - Thailand dan Vietnam pada Selasa (10/3) mendorong para pegawai negeri untuk bekerja dari rumah dan mengambil langkah-langkah penghematan energi lainnya karena perang di Timur Tengah telah mengganggu pasokan minyak dan menyebabkan harga bahan bakar berfluktuasi.

Pihak berwenang Thailand mengatakan bahwa pegawai pemerintah harus beralih ke kerja jarak jauh jika memungkinkan dan meminta kantor-kantor pemerintah untuk menurunkan suhu pendingin ruangan mereka untuk menghemat energi.

"Pemerintah menginginkan semua sektor menggunakan sumber daya secara bijak dan efektif," demikian pernyataan mereka.

Sementara itu di Vietnam, pemerintahnya menghapus bea masuk pada banyak produk minyak bumi impor pada Senin dalam upaya untuk mencegah kekurangan bahan bakar dan menstabilkan pasar domestik.

“Pemerintah juga mendorong perusahaan untuk mengizinkan karyawan bekerja dari rumah kapan pun memungkinkan untuk mengurangi permintaan bahan bakar,” kata pemerintah Vietnam di situs webnya.

Hanoi juga menyarankan masyarakat untuk membatasi penggunaan kendaraan pribadi, dan sebagai gantinya memilih transportasi umum, bersepeda, atau berbagi kendaraan. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.