Liga Champions: Atletico Madrid Manfaatkan Kesalahan Tottenham untuk Menang Telak 5-2

Rabu, 11 Mar 2026, 05:15 WIB

MADRID — Atletico Madrid memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Tottenham Hotspur untuk meraih kemenangan telak 5-2 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, rabu (11/3) dini hari WIB di Stadion Metropolitano Stadium.

Klub asal Liga Inggris itu sudah tertinggal 0-4 hanya dalam 22 menit pertama akibat tiga kesalahan fatal, termasuk dua blunder dari penjaga gawang Antonin Kinsky, yang langsung berujung pada tiga gol awal tuan rumah.

Ket. Foto: Para pemain Atletico Madrid melakukan selebrasi usai mencetak gol dalam laga Liga Champions kontra Tottenham Hotspur, Rabu (11/3) dini hari WIB. — Sumber: AFP

Penyerang Argentina Julian Alvarez mencetak dua gol untuk tim asuhan Diego Simeone. Tiga gol lainnya disumbangkan oleh Marcos Llorente, Antoine Griezmann, dan Robin Le Normand di ibu kota Spanyol.

Sementara itu, tim tamu hanya mampu membalas melalui Pedro Porro dan Dominic Solanke. Dua gol tersebut setidaknya menjaga secercah harapan bagi Spurs menjelang leg kedua, meski kekalahan ini menjadi yang keenam secara beruntun di semua kompetisi.

Pelatih interim Tottenham, Igor Tudor, mengaku memandang laga ini sebagai kesempatan mencari solusi atas berbagai masalah timnya, mengingat fokus utama klub saat ini adalah menghindari degradasi dari Liga Inggris.

Pelatih asal Kroasia itu memberi kesempatan kepada kiper muda Republik Ceko berusia 22 tahun, Kinsky, untuk tampil sebagai starter menggantikan Guglielmo Vicario. Ini merupakan penampilan pertamanya sejak Oktober lalu, di tengah performa pertahanan Spurs yang telah kebobolan dua gol dalam sembilan laga liga sebelumnya.

Namun keputusan itu justru berujung petaka. Baru enam menit pertandingan berjalan, Kinsky terpeleset saat mencoba mengalirkan bola dari belakang sehingga bola jatuh ke kaki Ademola Lookman. Winger Nigeria itu segera memberikan umpan kepada Alvarez yang kemudian mengirim bola kepada Llorente untuk diselesaikan menjadi gol pembuka.

Gol tersebut datang hanya enam menit setelah kickoff, empat menit lebih lama dibanding waktu yang dibutuhkan Spurs untuk kebobolan saat menghadapi Liverpool di final Liga Champions 2019 di stadion yang sama.

Kesalahan demi kesalahan kemudian membuat pertandingan berubah menjadi mimpi buruk bagi Spurs, bahkan disaksikan langsung oleh mantan pelatih mereka, Mauricio Pochettino.

Dalam rentang dua menit, Tottenham kembali kebobolan dua gol. Bek Micky van de Ven terpeleset sehingga memberi ruang bagi Griezmann untuk berlari bebas sebelum mencetak gol kedua Atletico. Tak lama berselang, Kinsky kembali melakukan kesalahan fatal ketika salah menendang bola, yang dengan mudah dimanfaatkan Alvarez untuk menceploskan bola ke gawang kosong.

Tudor akhirnya mengambil keputusan cepat dengan menarik keluar Kinsky dan memasukkan Vicario pada menit ke-17. Kiper muda itu meninggalkan lapangan dengan wajah terpukul, sementara para pendukung Atletico justru menyambut pergantian tersebut dengan sorakan.

Vicario sempat melakukan penyelamatan gemilang saat menepis sundulan Pape Matar Sarr yang hampir berujung gol bunuh diri. Namun Le Normand sigap menyambar bola muntah untuk mencetak gol keempat Atletico pada menit ke-22.

Tottenham sempat memperkecil ketertinggalan empat menit kemudian lewat Porro setelah bekerja sama dengan Richarlison.

Babak pertama berlangsung liar dengan peluang di kedua sisi. Vicario menggagalkan kesempatan Lookman, Llorente melepaskan tembakan melebar, sementara di sisi lain sundulan Cristian Romero membentur tiang. Skor 4-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Tudor memasukkan Conor Gallagher yang mendapat sambutan hangat dari pendukung Atletico, mengingat ia pernah bermain untuk klub tersebut.

Sorakan suporter tuan rumah kembali menggema beberapa menit kemudian ketika Alvarez mencetak gol keduanya malam itu. Serangan balik cepat diawali oleh umpan Griezmann setelah kiper Jan Oblak lebih dulu melakukan penyelamatan gemilang dari peluang Richarlison.

Tottenham sempat menambah satu gol lagi ketika Oblak melakukan kesalahan umpan yang langsung dipotong Porro. Bola kemudian diselesaikan dengan keras oleh Solanke.

Meski permainan Spurs membaik setelah jeda, mereka tetap tak mampu mengejar ketertinggalan. Sejak Tudor menggantikan Thomas Frank pada Februari lalu, Tottenham selalu kalah dalam empat pertandingan terakhir dan kini terpuruk di posisi ke-16 Premier League.

Gol Solanke memang memberi sedikit harapan dalam duel dua leg ini, tetapi Tottenham masih harus menghadapi jadwal berat melawan Liverpool dan Nottingham Forest di liga sebelum menjalani leg kedua.

Di sisi lain, Atletico memiliki ambisi lebih besar. Klub yang pernah menjadi runner-up Liga Champions pada 2014 dan 2016 itu bertekad menjuarai kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut untuk pertama kalinya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.