Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Aceh Besar Cetak 123 Hektare Sawah Baru Gantikan Lahan Terdampak Tol Sibanceh

📅 Jumat, 06 Mar 2026, 04:00 WIB | Oleh:
Pemkab Aceh Besar Cetak 123 Hektare Sawah Baru Gantikan Lahan Terdampak Tol Sibanceh Doc: ANTARA/HO-MC Aceh Besar
Ket. Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil memimpin rapat verifikasi persetujuan alih fungsi LP2B di Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Kamis.

BANDA ACEH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar berkomitmen menjaga kedaulatan pangan di tengah masifnya pembangunan infrastruktur jalan tol. Untuk mengganti 47 hektare Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang tergerus proyek Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh), Pemkab Aceh Besar kini menyiapkan rencana cetak sawah baru seluas 123 hektare.

Langkah strategis ini diambil guna memastikan kapasitas produksi beras di wilayah "Serambi Mekkah" tersebut tetap stabil sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan nasional yang tengah digenjot pemerintah.

"Kita akan melakukan percepatan optimalisasi lahan baru atau cetak sawah baru dalam rangka mendukung swasembada pangan Nasional," kata Sekda Kabupaten Aceh Besar Bahrul Jamil di Jantho, Aceh Besar, Kamis.

Ia menjelaskan pembangunan proyek jalan Tol Sibanceh menyebabkan alih fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 47 hektare di beberapa kecamatan dalam wilayah kabupaten Aceh Besar.

"Kita kehilangan LP2B dengan luas 47 hektare yang tersebar di beberapa kecamatan dalam wilayah kabupaten Aceh Besar," katanya dalam rapat verifikasi persetujuan alih fungsi LP2B.

Kepala bagian Hukum Setdakab Aceh Besar Rafzan Amin SH MH mengatakan lahan yang terdampak pembangunan jalan Tol di Aceh Besar terbagi dalam dua kategori yaitu Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan beririgasi seluas 28,24 hektar dan 19,14 hektare lainnya merupakan lahan non-irigasi.

Ia mengatakan untuk pergantian diupayakan cetak sawah baru dengan area yang lebih luas dari lahan terdampak.

"Kita rencanakan untuk pergantian Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan baru yaitu seluas 123 hektar, 84,72 lahan yang memiliki irigasi dan 38,28 hektar dengan kategori nonirigasi," katanya.

Menurut dia, sebelumnya dilakukan program tersebut maka akan dilakukan verifikasi terlebih dahulu di lapangan.

Ia menambahkan upaya cetak lahan baru untuk Pertanian Pangan Berkelanjutan merupakan bentuk keseriusan dan komitmen Pemkab Aceh Besar dalam upaya mendukung swasembada pangan Nasional.

“Ini merupakan bentuk penegasan dan komitmen kita dalam mendukung dan mengawal program ini berjalan maksimal di Aceh Besar yakni mulai dari pengawasan hingga distribusi hasil panen nantinya agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.