Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program UMiMAX Angkat Mereka yang Pernah Jatuh, Kini Jadi Penopang Harapan

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 11:38 WIB | Oleh:
Program UMiMAX Angkat Mereka yang Pernah Jatuh, Kini Jadi Penopang Harapan Doc: istimewa

JAKARTA — Menjelang senja di Masjid Cut Meutia, Jakarta, deretan gelas kopi dan matcha tersusun rapi di atas meja. Kumandang azan yang menghantar iftar, makin istimewa dengan aroma minuman segar. Di balik meja sederhana itu, bukan barista profesional yang melayani, melainkan para pelaku usaha ultra mikro. Mereka yang pernah kehilangan pekerjaan, pernah berada di titik terendah, dan kini memilih bangkit bersama UMiMAX Pertamina.

Ahmad Gojali (38) masih mengingat jelas hari ketika ia terkena PHK sebagai tenaga penjual. Setelah itu, ia mencoba bertahan dengan menjadi tukang parkir. Penghasilannya sekitar 1,5 juta rupiah per bulan, hanya cukup untuk makan seadanya. Namun jauh dari cukup untuk menata masa depan dua anaknya.

“Hidup rasanya seperti jalan di tempat. Mau usaha tidak punya modal, mau kerja tetap belum dapat, bingung harus gimana” katanya pelan.

Kesempatan itu datang ketika ia mengenal program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX). Program UMiMAX Pertamina memberikan bantuan peralatan usaha dan pembinaan berkala, yang ditargetkan kepada korban PHK serta masyarakat ekonomi lemah untuk memulai usaha ultra mikro.

20260305113736_mikro-2.jpeg

Dari bantuan dan pendampingan yang diterima, Ahmad memulai usaha kopi keliling. Perlahan, pelanggan mulai mengenalnya. Kini penghasilannya meningkat menjadi sekitar Rp3 juta per bulan. Ia dapat membayar kontrakan rumah dan memenuhi kebutuhan keluarga dengan lebih tenang.

“Alhamdulillah, yang berubah bukan cuma pendapatan, tapi rasa percaya diri saya yang mulai bangkit untuk terus melanjutkan hidup,” ujarnya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan, program UMiMAX yang diluncurkan di akhir 2025 itu telah memberikan dukungan kepada 168 penerima manfaat. “Program ini diluncurkan untuk ikut mendukung target pengentasan kemiskinan dari Pemerintah,” ujar Baron. 

Baron melanjutkan, total dana hibah yang tersalurkan mencapai lebih dari Rp1,17 miliar. Para pelaku usaha UMiMAX kini memiliki total perputaran omzet lebih dari 1,15 miliar rupiah dan total laba melampaui 416 juta rupiah. Rata-rata margin laba mingguan mitra UMiMAX tercatat 36,68 persen.

Khusus di bulan Ramadan, melalui dukungan Pertamina, para mitra UMiMAX memproduksi dan membagikan total lebih dari 15.000 gelas kopi dan matcha gratis sebagai takjil gratis bagi jamaah di Masjid Cut Meutia. Bagi para mitra, momen ini terasa berbeda. Usaha yang dulu lahir dari keterdesakan ekonomi kini menjadi sarana berbagi. Mereka tetap menjalankan roda usaha dengan dukungan program, tetap memperoleh penguatan ekonomi, namun di saat yang sama bisa membantu ribuan orang berbuka puasa.

“Kami pernah di posisi butuh dibantu. Sekarang rasanya luar biasa bisa ikut berbagi,” kata salah satu mitra UMiMAX.

Komunitas "UMiMAX Heroes" menunjukkan bahwa dengan akses dan pendampingan, kesempatan kedua bisa terwujud, membuktikan mereka memilih untuk tidak menyerah. Pertamina menegaskan UMiMAX sebagai ekosistem pemberdayaan ultra mikro berkelanjutan, bukan sekadar bantuan modal, tetapi upaya mengembalikan kemandirian ekonomi dan kepercayaan diri masyarakat rentan.

Di balik setiap gerobak yang kembali beroperasi, ada keluarga yang kembali memiliki harapan. Dan di setiap cangkir kopi yang dibagikan saat senja Ramadan, terselip kisah tentang perjuangan, solidaritas, dan keberkahan yang tumbuh bersama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.