- Home
-
- Luar Negeri
-
- Prancis Kirim Kapal Induk ...
Prancis Kirim Kapal Induk ke Mediterania
Kamis, 05 Mar 2026, 02:45 WIBPARIS â Prancis mengirimkan kapal induk andalannya ke Mediterania sebagai respons terhadap meluasnya konflik di Timur Tengah. Demikian diumumkan Presiden Emmanuel Macron pada Selasa (3/3).
"Saya telah memerintahkan kapal induk Charles de Gaulle, aset udaranya, dan kapal fregat pengawalnya untuk berlayar menuju Mediterania," kata Macron dalam pidato yang disiarkan televisi sehari setelah ia memperingatkan risiko konflik yang meluas ke luar perbatasan Eropa.
Kapal induk Charles de Gaulle telah ditarik dari penugasannya di Atlantik Utara untuk menuju ke Mediterania timur. Kapal tersebut singgah di pelabuhan Malmo, Swedia, pekan lalu.
Macron mengatakan bahwa ia juga mengirimkan unit pertahanan udara tambahan ke Siprus, sehari setelah drone buatan Iran menyerang pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) di Akrotiri.
"Selain aset yang sudah ada, jet Rafale, sistem pertahanan udara, dan pesawat radar udara telah dikerahkan dalam beberapa jam terakhir ke wilayah tersebut,â kata Presiden Macron seraya mengatakan bahwa dua pangkalan Prancis telah mengalami serangan terbatas yang menyebabkan kerusakan material sejak awal konflik.
Ia pun mengatakan fregat Languedoc dan aset pertahanan udara tambahan akan tiba di lepas pantai Siprus pada Selasa, seiring meluasnya konflik setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu (28/2) lalu.
"AS dan Israel memutuskan untuk melancarkan operasi militer, yang dilakukan di luar hukum internasional, yang tidak dapat kami setujui," kata presiden Prancis itu. âNamun Republik Islam Iran memikul tanggung jawab utama atas situasi ini," imbuh dia.
Kapal induk Charles De Gaulle diperkirakan membutuhkan waktu 10 hari untuk mencapai Mediterania timur. Dari sana, 20 jet tempur Rafale yang ada di dalamnya, bersama dengan dua pesawat radar Hawkeye, akan berkontribusi dalam mengamankan wilayah udara.
"Saat ini Selat Hormuz praktis tertutup. Sekitar 20 persen minyak dan gas alam cair dunia melewati selat ini," kata Macron. "Terusan Suez dan Laut Merah juga berada di bawah tekanan dan ancaman. Kami telah mengambil inisiatif untuk membangun koalisi guna mengumpulkan sumber daya yang diperlukan, termasuk sumber daya militer, sehingga lalu lintas dapat dipulihkan dan diamankan di jalur laut yang sangat penting bagi perekonomian global ini," imbuh dia.
Selain 700 tentaranya yang bertugas di Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL), Prancis memiliki 900 personel militer di pangkalan udara, laut, dan darat di Uni Emirat Arab (UEA).
Respons Inggris
Sementara itu Inggris telah mengerahkan HMS Dragon, sebuah kapal perusak pertahanan udara, ke Siprus setelah landasan pacu pangkalan Akrotiri diserang oleh drone buatan Iran.
Perdana Menteri Keir Starmer mengatakan pada Selasa bahwa ia telah memerintahkan pengiriman kapal angkatan laut beserta helikopter dengan kemampuan anti-drone ke wilayah tersebut, seiring dengan meningkatnya konflik di Timur Tengah.
"Inggris sepenuhnya berkomitmen terhadap keamanan Siprus dan personel militer Inggris yang ditempatkan di sana," kata PM Starmer dalam sebuah unggahan di media sosial X.
Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan bahwa pengerahan tersebut dilakukan setelah pasukan Inggris menembak jatuh sejumlah drone di seluruh wilayah tersebut dalam 24 jam terakhir.
Sementara itu dari Teheran dilaporkan bahwa Mojtaba Khamenei, putra Ayatollah yang terbunuh, muncul sebagai pilihan utama untuk menjadi penerus. Mojtaba, 56 tahun, adalah tokoh berpengaruh yang beroperasi di balik bayang-bayang kekuasaan ayahnya yang tewas pada Sabtu dalam serangan AS-Israel ke Iran.
Mojtaba Khamenei dikenal memiliki hubungan dekat dengan Garda Revolusi Iran (IRGC) dan IRGC sendiri memang telah mendorong pengangkatannya dengan alasan bahwa ia memiliki kualifikasi yang dibutuhkan untuk memimpin Iran di masa krisis ini. AFP/ST/NYTimes/I-1
- mediteranian
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.