Joko Anwar Libatkan 6 Ilustrator Keren dalam Film Horor 'Ghost in the Cell'
Kamis, 05 Mar 2026, 09:45 WIBJAKARTA - Sutradara Joko Anwar melibatkan enam ilustrator Indonesia berskala internasional untuk film terbaru berjudul "Ghost in the Cell".
Para seniman bertugas membuat "instalasi kengerian", konsep seni yang indah tapi mengerikan, yang menjadi salah satu elemen utama cerita film.
âIndonesia punya begitu banyak ilustrator berbakat dengan gaya visual yang kuat dan unik,â ujar Joko Anwar dalam keterangan tertulis rumah produksi diterima di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan kolaborasi ini penting bagi pertumbuhan ekosistem kreatif lokal.
âDengan melibatkan mereka, kami bukan hanya memperkaya dunia visual film ini, tapi ingin membuat pernyataan bahwa kolaborasi lintas medium seperti ini penting,â ia menambahkan.
Keenam ilustrator tersebut adalah Anwita Citriya, Benediktus Budi, Benny Bennos Kusnoto, Coki Greenway, Hafidzjudin, dan Rudy AO.
Mereka merancang bentuk visual yang mewakili ketakutan masyarakat.
âKami berdiskusi bentuk untuk setiap adegan instalasi horor dalam film ini. Semuanya merepresentasikan apa yang kita takuti secara kolektif dalam masyarakat,â ungkap Joko.
Anwita Citriya dikenal sebagai ilustrator untuk komik Amerika Serikat seperti "Creepshow".(2022) dan komik "Universal Monsters" versi terbaru sebagai cover artist ("Phantom of the Opera", "Frankenstein").
Benediktus Budi sering mengerjakan poster (poster) untuk band internasional seperti "Toxic Holocaust" untuk promosi tur Jepang 2024 dan poster "Scare Tactics", sebuah acara prank yang tayang di USA Network pada 2024.
Benny Bennos Kusnoto merupakan perancang makhluk (creature designer) dengan pengalaman 17 tahun. Pengalamannya pernah menjadi ghost layout artist untuk komik "Justice League Dark #7", ilustrator komik strip (web) lepas untuk Namco Bandai, dan ilustrator lepas untuk Stone Blade Entertainment.
Coki Greenway bahkan pernah bekerja sama dengan grup musik AC/DC, Motley Crue, Judas Priest, Dragon Force dll. Ia juga pernah membuat karya special merchandise untuk Marvel ("Deadpool" dan "Venom").
Hafidzjudin memiliki gaya gambar tangan (hand drawing) yang khas untuk visual bertema seram (gore). Beberapa grup musik ternama yang pernah bekerja sama dengannya di antaranya adalah Seringai, Dead Squad, serta Down For Life.
Sementara itu, Rudy AO adalah ahli pewarnaan digital (digital coloring) asal Bandung yang mengerjakan sampul komik DC dan juga untuk dua IP besar Red Sonja dan Vampirella.
Ia memiliki spesialisasi dalam teknik pensil dan pewarnaan menggunakan akrilik dan alat digital untuk menciptakan ilustrasi berkualitas sinematik layaknya potongan adegan film.
Film "Ghost in the Cell" bercerita tentang teror hantu di dalam penjara Labuhan Angsana yang mengincar narapidana dengan energi negatif.
Film ini telah menjalin kerja sama distribusi di banyak negara setelah tayang perdana di Berlin International Film Festival (Berlinale).
Perusahaan Well Go USA telah membeli hak siar untuk wilayah Amerika Utara. Selain Amerika Serikat, film ini akan tayang di Rusia, Spanyol, Taiwan, Thailand, dan Mongolia. Wilayah Singapura, Kamboja, dan Vietnam akan ditangani oleh distributor Purple Plan Pte.
Wilayah Jerman dan sekitarnya juga akan menayangkan film ini melalui Plaion Pictures. Saat ini tim produksi masih bernegosiasi untuk penayangan di wilayah Benelux (Belgia, Belanda, dan Luksemburg).
- Film Horror
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pertamina Jamin Pasokan Energi baik BBM maupun LPG di Bengkulu Jelang HUT ke-80 RI
-
Buat Terobosan, PT KAI Uji Kereta Khusus Petani dan Pedagang
-
KPK Wanti-Wanti! Rp200 Triliun Dana Pemerintah di Bank BUMN Bisa Jadi Lahan Korupsi
-
Tayang Perdana 29 Januari, Film Pengantin Iblis Siap Meraup Banyak Penonton
-
Kabar Gembira! Tarif Listrik PLN Tak Akan Naik Selama Periode Oktober-Desember 2025, Ini Daftar Lengkapnya
-
Harga Emas di Pegadaian Awal Desember Ini Masih Kuat dan Stabil
-
Review "Bring Her Back": Kegelapan Paling Gelap yang akan Anda Tonton dari Sela-sela Jari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.