- Home
-
- Luar Negeri
-
- Perjalanan Terakhir Seoran...
Perjalanan Terakhir Seorang Pejuang: Pesepeda Amal 82 Tahun Wafat Usai Perjalanan Lintas Australia 5.200 Km
Selasa, 04 Agu 2026, 17:08 WIBCANBERRA - Dunia kegiatan amal di Australia berduka. Bob Montgomery, pesepeda amal berusia 82 tahun yang baru saja menyelesaikan perjalanan sejauh 5.200 kilometer melintasi Australia, meninggal dunia secara mendadak hanya sehari setelah mencapai garis akhir.
Dari The Guardian, kabar duka tersebut disampaikan pihak keluarga melalui media sosial pada Senin (4/8). Mereka mengungkapkan bahwa Montgomery wafat secara tak terduga setelah menuntaskan aksi bersepeda dari Broome, Australia Barat, menuju Bowral, New South Wales.
Perjalanan panjang itu bukan sekadar tantangan fisik. Bersama cucunya yang berusia 18 tahun, Tom, Montgomery mengayuh sepeda untuk menggalang dana sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Motor Neurone Disease (MND), penyakit saraf degeneratif yang menjadi perjuangan pribadi bagi keluarganya.
Aksi tersebut diberi nama "One Last Ride" atau "Satu Kayuhan Terakhir". Nama yang awalnya hanya dipilih sebagai simbol perjalanan, kini justru menjadi kenyataan yang mengharukan.
"Pada usia 82 tahun, Bob masih penuh semangat menyampaikan pesannya hanya beberapa jam sebelum meninggal dunia," tulis keluarganya.
Menurut Motor Neurone Disease NSW, perjalanan lintas negara bagian itu merupakan aksi penggalangan dana keenam yang dilakukan Montgomery. Selama bertahun-tahun, ia konsisten menggunakan hobinya bersepeda untuk membantu para penderita MND dan keluarga mereka.
Melalui perjalanan terbarunya, Montgomery berhasil mengumpulkan donasi sebesar 104.965 dolar Australia, dana yang akan digunakan untuk mendukung layanan perawatan, penyediaan peralatan medis, serta pendampingan bagi para pasien penyakit neuron motorik.
CEO MND NSW, Liam O'Meara, menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian sosok yang ia sebut sebagai sahabat sekaligus pendukung setia organisasi tersebut.
"Kami sangat sedih atas kepergian Bob. Selama bertahun-tahun ia mendedikasikan dirinya untuk mengumpulkan dana dan meningkatkan kesadaran bagi orang-orang yang hidup dengan penyakit neuron motorik," ujarnya.
Menurut O'Meara, perjalanan terakhir Montgomery menjadi bukti keteguhan hati seorang pria yang tak pernah berhenti membantu sesama.
"Prestasinya bersepeda dari Broome ke Bowral pada usia 82 tahun bersama cucunya sungguh menginspirasi. Bob memahami bahwa di balik setiap diagnosis terdapat seseorang dan sebuah keluarga yang sedang menghadapi salah satu ujian terberat dalam hidup mereka."
Ia menambahkan bahwa kontribusi Montgomery telah membantu lebih banyak pasien memperoleh perawatan, dukungan, dan perlengkapan yang mereka butuhkan.
Kepergian Bob Montgomery meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, komunitas pesepeda, dan para penderita MND di Australia. Namun semangatnya akan terus dikenang sebagai sosok yang memilih menghabiskan masa tuanya bukan untuk beristirahat, melainkan mengayuh ribuan kilometer demi membantu orang lain.
Ironisnya, perjalanan yang ia beri nama "One Last Ride" benar-benar menjadi kayuhan terakhir dalam hidupnyaâsebuah akhir yang menyisakan duka sekaligus inspirasi bagi banyak orang.
.
- Australia
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Cegah Karhutla Meluas, Bupati Bulungan Minta Deteksi dan Penanganan Sejak Dini.
-
Rampungkan Misi Kemanusiaan KMP Mutiara Sentosa 2, HIS melalui TB Hasnur 26 Evakuasi 70 Korban
-
BNN Kota Bandung Ajak Masyarakat Berkolaborasi Perangi Narkoba
-
Publik Dibuat Heboh, Artis Ruben Onsu Jadi Tersangka Penggelapan Investasi Rp3,5 Miliar
-
Karhutla Makin Membara, Purbaya Siapkan Tambahan Dana
-
Bantuan Pendidikan untuk 4.140 Pelajar di Kabupaten Bekasi
-
Status Gunung Sinabung Naik dari Waspada Menjadi Siaga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.