Kekeringan Mengancam, Bantul Kebut Perlindungan Sektor Pertanian
Selasa, 04 Agu 2026, 16:50 WIBYOGYAKARTA â Upaya mencegah potensi gagal panen akibat musim kemarau menjadi langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga.
Antisipasi melalui penyediaan irigasi, pemanfaatan varietas tahan kekeringan, penyesuaian pola tanam, serta penguatan informasi iklim dapat mengurangi risiko penurunan produksi pertanian.
Mitigasi yang dilakukan sejak dini tidak hanya melindungi pendapatan petani, tetapi juga memastikan pasokan pangan tetap terjaga di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyiapkan ribuan unit pompa air dan sarana irigasi pendukung guna mencegah potensi gagal panen akibat musim kemarau di wilayah tersebut.
Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo di Bantul, Senin (3/8), mengaku dampak musim kemarau terhadap lahan pertanian di wilayahnya masih relatif terkendali dan belum ada laporan gagal panen dari petani.
"Gagal panen sementara ini kita belum ada laporan," kata Joko.
Ia menjelaskan Pemkab Bantul mengandalkan lebih dari 4.000 unit pompa air yang dikelola gabungan kelompok tani (gapoktan) untuk menjaga kelancaran pasokan air irigasi.
Selain menyiagakan ribuan pompa, DKPP Bantul juga membangun sistem irigasi perpompaan (irpom) di 20 titik lokasi strategis, termasuk 11 titik di Kecamatan Dlingo yang memiliki wilayah lahan kering terluas.
Menurut dia keberadaan irpom sangat efektif membantu saat musim kemarau karena mampu memanfaatkan sumber air dari sungai-sungai yang ada di Kabupaten Bantul.
"Kita punya enam sungai di antaranya Winongo, Bedog, Opak dan termasuk daerah paling strategis dibanding daerah lainnya di DIY," ujarnya.
Di samping kesiapan sarana fisik, Pemkab Bantul aktif menyosialisasikan mengenai langkah-langkah antisipasi gagal panen selama musim kemarau di antaranya penggunaan varietas padi umur pendek serta mengimbau petani di area krisis air.
"Kita sudah sosialisasi silakan yang tanam padi ya tanamnya yang jenis umur pendek," katanya.
Ia menambahkan apabila suatu wilayah mengalami keterbatasan air yang cukup parah, sehingga tidak memungkinkan ditanami padi, petani disarankan beralih menanam komoditas palawija.
- Pemkab Bantul
- irigasi perpompaan
- Ancaman Kekeringan
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Warga memanfaatkan air sendang hutan saat musim kemarau
-
Hasil Liga Italia: AS Roma Bantai Fiorentina 4-0 di Olimpico
-
Mentan Amran Copot Permanen 13 Pegawai Kementan Gara-gara Judol
-
Cegah Karhutla Makin Meluas, Tahura Dishut Kalsel Bentuk 18 Masyarakat Peduli Api
-
Puncak Kemarau di Sumsel, Ancaman Kekeringan Mengintai
-
Warga Sampang Terdampak Kekeringan, BPBD Mulai Distribusikan Air Bersih.
-
Pemkot: Capaian CKG dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah di Kota Tangerang Sentuh 48 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.