Inovasi Baru Kopra by Mandiri: Fitur DHE Tracker untuk Eksportir Indonesia

Rabu, 04 Mar 2026, 15:15 WIB

JAKARTA - Bank Mandiri menghadirkan fitur DHE Tracker melalui Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri guna memudahkan eksportir memantau dan mengelola Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) secara real-time. Solusi ini dirancang untuk memastikan kepatuhan terhadap penempatan DHE SDA pada Rekening Khusus (Reksus) sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2025, DHE SDA merupakan devisa dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan, dan/atau pengolahan sumber daya alam yang wajib ditempatkan dalam sistem keuangan nasional. Dalam implementasinya, pengelolaan dana tersebut memerlukan ketelitian administrasi serta pemantauan transaksi yang konsisten agar kepatuhan dan optimalisasi arus kas tetap terjaga.

Ket. Foto: Bank Mandiri menghadirkan fitur DHE Tracker melalui Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri guna memudahkan eksportir memantau dan mengelola Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) secara real-time. Solusi ini dirancang untuk memastikan kepatuhan terhadap penempatan DHE SDA. — Sumber: Istimewa

Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri, Yohan Sugiono, mengatakan inovasi ini menjadi bagian dari penguatan kapabilitas operasional bagi pelaku usaha. Ia menilai pengelolaan DHE SDA harus berjalan selaras antara kepatuhan regulasi dan efisiensi bisnis.

"Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen Bank Mandiri mendukung eksportir Indonesia tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing di pasar global. Pada saat bersamaan, juga memperkuat sistem keuangan nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Yohan dalam keterangan resminya, Selasa (3/3).

Melalui fitur DHE Tracker, perusahaan memperoleh visibilitas menyeluruh atas transaksi incoming ke Rekening Khusus DHE SDA dalam satu ekosistem digital terintegrasi. Sistem ini memungkinkan proses rekonsiliasi dan pencatatan dilakukan lebih cepat, akurat, dan efisien tanpa perlu pengecekan manual berulang.

Fitur tersebut juga dilengkapi kemampuan self-flagging yang memungkinkan perusahaan mengategorikan dana berdasarkan jenisnya, seperti hasil ekspor minyak dan gas maupun non-minyak dan gas. Pengelompokan ini membantu tim keuangan menyusun laporan internal, mendukung proses audit, serta memastikan pemenuhan kewajiban regulasi secara lebih tertib dan terdokumentasi.

Selain itu, sistem memberikan notifikasi otomatis setiap kali terdapat dana masuk ke Rekening Khusus DHE SDA melalui platform Kopra by Mandiri. Informasi tersebut dapat langsung diakses sehingga perusahaan dapat mengambil keputusan keuangan secara lebih responsif dan terukur.

Yohan menambahkan, kehadiran DHE Tracker memperkuat peran Kopra by Mandiri sebagai enabler transformasi digital sektor wholesale. Menurutnya, inovasi ini juga menjadi katalis dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional melalui pengelolaan devisa yang lebih transparan.

"Kehadiran DHE Tracker semakin memperkuat peran Kopra by Mandiri sebagai enabler transformasi digital sektor wholesale, sekaligus katalis pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya.

Sebagai informasi, hingga Desember 2025 nilai transaksi Kopra by Mandiri telah melampaui Rp27.000 triliun atau tumbuh lebih dari 20 persen secara tahunan. Volume transaksi mencapai 1,5 miliar atau meningkat 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan jumlah pengguna menembus lebih dari 300.000 korporasi.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.