Tenang! MBG Tak Ganggu Dana Infrastruktur Sekolah, Kata Misbakhun
📅 Selasa, 03 Mar 2026, 06:00 WIB | Oleh: Yebdi Trismar"Sebagai strategi alokasi maka pilihan tersebut diambil dan dilakukan. Ini murni wilayah strategi alokasi anggaran yang menjadi kewenangan penuh pemerintah sebagai pemilik mandat mengoperasionalkan APBN. Seharusnya strategi anggaran ini justru diberikan pujian sebagai strategi yang cerdas bukan malah dipermasalahkan dan di politisasi sebagai miss alokasi anggaran," tambahnya.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga meluruskan narasi yang menyebut MBG memangkas anggaran pendidikan hingga menyebabkan sekolah terbengkalai dan kesejahteraan guru terabaikan.
Teddy menyatakan anggaran pendidikan pada 2026 telah disepakati bersama pemerintah dan DPR, termasuk peruntukannya.
Seluruh program pendidikan strategis tetap berjalan, bahkan diperkuat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyebut program seperti Kartu Indonesia Pintar dan Program Indonesia Pintar (PIP) tetap dilanjutkan.
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, akses pendidikan juga diperluas melalui sekolah rakyat bagi anak putus sekolah yang dilengkapi fasilitas tempat tinggal, makan bergizi, pendidikan, dan jaminan kesehatan.
Selain itu, pemerintah pusat pada 2025 melakukan renovasi sekitar 16.000 sekolah dengan anggaran Rp17 triliun, meski pengelolaan sekolah merupakan kewenangan pemerintah daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Percepatan digitalisasi pembelajaran juga dilakukan melalui distribusi 280.000 televisi digital yang akan terus ditingkatkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!