Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UPTPS Singkawang Siapkan Strategi Penanganan Sampah saat Pawai Lampion

📅 Senin, 02 Mar 2026, 15:41 WIB | Oleh:
UPTPS Singkawang Siapkan Strategi Penanganan Sampah saat Pawai Lampion Doc: ANTARA/Narwati
Ket. Petugas UPT Pengelolaan Sampah Kota Singkawang menyiapkan sejumlah tempat pembuangan sampah di salah satu tempat keramaian Pawai Lampion dan Cap Go Meh 2026.

SINGKAWANG -- Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Sampah (UPTPS) Kota Singkawang menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah pada perhelatan Pawai Lampion dan Festival Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

Kepala UPTPS Kota Singkawang Dedi Wahyudi di Singkawang, Senin, mengatakan pihaknya akan menempatkan sebanyak mungkin tempat sampah di berbagai lokasi kerumunan penonton, terutama di sepanjang rute Pawai Lampion dan pusat kegiatan Cap Go Meh.

“Kami akan menempatkan tempat-tempat sampah di lokasi yang menjadi pusat keramaian penonton saat Pawai Lampion dan Cap Go Meh berlangsung, sehingga masyarakat tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Dia mengharapkan langkah tersebut mendorong kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, sekaligus meminimalisasi sampah yang berserakan di ruas jalan dan fasilitas umum.

Ia menjelaskan penempatan tempat sampah tambahan sudah dijadwalkan dilakukan pada Minggu (1/3) sebelum rangkaian kegiatan dimulai.

Selain itu, petugas kebersihan akan disiagakan untuk melakukan pemantauan dan pembersihan secara berkala selama acara berlangsung.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan panitia pelaksana untuk membuka rekrutmen relawan kebersihan guna membantu petugas di lapangan, mengingat tingginya potensi peningkatan volume sampah selama kegiatan.

Dedi menambahkan pelaksanaan Pawai Cap Go Meh tahun ini bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, sehingga sebagian petugas kebersihan yang beragama Islam tetap menjalankan ibadah puasa.

“Karena itu, dukungan dan kesadaran masyarakat sangat kami harapkan agar pekerjaan di lapangan dapat berjalan lebih efektif dan tidak terlalu membebani petugas,” katanya.

Ia menegaskan persoalan kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Jangan sampai kemasan acara Cap Go Meh sudah baik dan dikenal luas, tetapi persoalan sampah sisa kegiatan tidak tertangani maksimal. Kebersihan merupakan bagian penting dari kesuksesan sebuah event,” ujarnya.

Dia menargetkan Pawai Lampion dan Cap Go Meh 2026 dapat berjalan tertib, aman, dan bersih, sehingga semakin memperkuat citra Singkawang sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.