Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bandung Bersiap! 178 Ribu Pendatang Diprediksi Datang Saat Lebaran

📅 Senin, 02 Mar 2026, 23:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bandung Bersiap! 178 Ribu Pendatang Diprediksi Datang Saat Lebaran Doc: ANTARA/HO KAI Daop 2 Bandung
Ket. Situasi Ruang Tunggu Stasiun Kiaracondong Bandung, Senin (2/3/2026).

BANDUNG – Menjelang Lebaran, suasana kota biasanya mulai terasa berbeda. Terminal makin ramai, stasiun penuh koper dan kardus oleh-oleh, sementara jalan tol dipadati kendaraan berpelat luar kota.

Mobilitas warga meningkat drastis karena banyak orang bersiap pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga.

Fenomena ini bukan sekadar tradisi tahunan, tapi juga momen perputaran ekonomi yang besar. Tiket transportasi laris, usaha kuliner dan oleh-oleh kebanjiran pesanan, hingga penginapan di kota tujuan ikut terdongkrak.

Di sisi lain, tantangannya juga tak sedikit—kemacetan, lonjakan harga, hingga kepadatan arus mudik perlu diantisipasi.

Meski begitu, semangatnya tetap sama setiap tahun: rindu kampung halaman dan hangatnya kebersamaan.

Lebaran selalu jadi alasan kuat bagi jutaan orang untuk bergerak serentak, menembus jarak demi satu tujuan—berkumpul di rumah.

Sedikitnya 178.070 orang diprediksi akan memadati Kota Bandung lewat Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong selama masa Angkutan Lebaran 2026, berdasarkan data pemesanan tiket per Senin (2/3).

Manager Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengungkapkan,l angka ini merupakan akumulasi dari 92.390 penumpang yang berangkat dan 85.680 orang yang akan tiba di Kota Bandung melalui layanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ).

"Hingga update 2 Maret 2026, tercatat 92.390 pelanggan akan berangkat dan 85.680 pelanggan akan tiba melalui Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong. Angka ini masih akan terus bergerak seiring dengan berlangsungnya penjualan tiket," kata Kuswardojo di Bandung, Senin.

Tingginya angka kedatangan, lanjut dia, menunjukkan bahwa Bandung tidak hanya menjadi titik keberangkatan mudik, tetapi tetap menjadi magnet destinasi favorit bagi masyarakat selama libur Lebaran 2026.

Guna mengantisipasi lonjakan tersebut, KAI Bandung telah melakukan optimalisasi sarana dan prasarana serta penambahan personel di lapangan. Kuswardojo memastikan seluruh rangkaian kereta telah melewati pemeriksaan intensif guna menjamin aspek keselamatan.

"KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, memastikan perjalanan pelanggan berlangsung selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu," ujarnya.

Pihak KAI mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan jauh-jauh hari dan tiba di stasiun lebih awal guna menghindari kepadatan di area pelayanan. Masyarakat juga diminta hanya membeli tiket melalui kanal resmi untuk menghindari praktik penipuan.

Seiring bergulirnya masa Angkutan Lebaran selama 22 hari, pihak KAI Bandung juga terus bersiaga memastikan pemeriksaan teknis kereta dalam kondisi prima sebelum beroperasi melayani puluhan ribu pemudik setiap harinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

26 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.