Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

APBD 2026 Kalteng Fokus Kesejahteraan, Gubernur Agustiar Sabran Prioritaskan Belanja untuk Rakyat.

📅 Senin, 02 Mar 2026, 12:25 WIB | Oleh:
APBD 2026 Kalteng Fokus Kesejahteraan, Gubernur Agustiar Sabran Prioritaskan Belanja untuk Rakyat. Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran (kanan) bersama Pelaksana Tugas Sekda Leonard S Ampung serta lainnya di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya.

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran memprioritaskan belanja APBD 2026 untuk berbagai kepentingan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Di antaranya mengurangi biaya perjalanan dinas ataupun rapat-rapat tidak lagi di hotel. Beliau (Gubernur) lebih efektif kepada belanja yang banyak manfaatnya di masyarakat," kata Pelaksana Tugas Sekda Kalteng Leonard S Ampung di Palangka Raya, Senin.

Pemprov Kalteng berkomitmen tetap memprioritaskan pembangunan kesehatan, pendidikan maupun sektor lain seperti halnya yang berkaitan ekonomi dan sosial masyarakat, kendati dalam kondisi efisiensi anggaran, yaitu APBD 2026 sebesar Rp5,4 triliun, turun dibandingkan dengan APBD 2025 yang mencapai Rp10,2 triliun.

Saat ini, Pemprov Kalteng tetap berupaya memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat, yaitu dengan menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi 650 masyarakat tidak mampu.

Selain itu, tetap dilaksanakan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang secara terintegrasi memenuhi berbagai kebutuhan penerima manfaat.

Tahap awal, implementasi bantuan sosial dari Kartu Huma Betang berupa bantuan pangan dan bantuan tunai. Bantuan terdiri atas paket bahan pangan senilai Rp150.000, meliputi beras premium 5 kg, minyak goreng 1 liter dan gula putih 1 kg, serta bantuan tunai Rp250.000. Penyaluran dilakukan melalui Bulog dan Bank Kalteng.

Tercatat keluarga penerima manfaat mencapai 279.434 keluarga di 13 kabupaten dan satu kota di Kalimantan Tengah.

Ia mengatakan pemprov bersama pemkab dan pemkot se-Kalteng juga sedang melakukan sinkronisasi data serta kebutuhan di lapangan.

Pemprov Kalteng melakukan verifikasi data untuk pemberian insentif kepada ustadz atau guru ngaji, pendeta, marbot, guru Sekolah Minggu, hingga ketua RT ataupun RW, termasuk bhabinkamtibmas dan babinsa.

"Kita sudah ada data awal. Sedang diverifikasi kembali, besarannya nanti kita akan sesuaikan dengan keuangan daerah, serta tetap berkoordinasi dengan kabupaten dan kota."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Situ Cilangkap Disiapkan Menjadi Destinasi Unggulan  

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Situ Cilangkap Disiapkan Me...

Bogor Segera Ganti Angkot dengan Menyiapkan Biskita

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bogor Segera Ganti Angkot d...
Megapolitan
Ratusan Ekor Kucing Disteri...

Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026

31 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Menanti laporan MSCI, 23 Ju...

Tahan Dulu Beli Sepeda Motor Listrik, Belum Ada Insentif

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Tahan Dulu Beli Sepeda Moto...

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik

40 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Pemerintah Bebaskan Bea Mas...

Sebanyak 340 Imigran Rohingya Masih Ditampung di Aceh

49 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Sebanyak 340 Imigran Rohing...

Petani Sawit Diinjak untuk Jual TBS Jauh di Bawah Harga Pasar

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Petani Sawit Diinjak untuk ...
Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.