Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penataan Jalan Plumpang-Semper Menjadi Prioritas Usulan Musrenbang

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 22:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penataan Jalan Plumpang-Semper Menjadi Prioritas Usulan Musrenbang Doc: Antara
Ket. Petugas Dinas Bina Marga DKI Jakarta saat menambal Jalan berlubang di Jakarta.

Jakarta - Penataan Jalan Plumpang-Semper yang merupakan urat nadi transportasi di Jakarta Utara, menjadi usulan prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Koja.

“Usulan prioritas yang mengemuka adalah penataan Jalan Plumpang-Semper termasuk pembangunan Prasasti Tugu Simpang Lima Semper,” kata Camat Koja Toto Bondan di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, penataan Jalan Plumpang-Semper menjadi fokus pembangunan karena kawasan tersebut merupakan jalur permukiman padat.

Lokasi ini juga menjadi lintasan logistik industri, serta pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menilai penataan ini diarahkan untuk mengurangi kemacetan dan konflik lalu lintas antara truk dan sepeda motor.

“Kami juga mendukung pembangunan Prasasti Tugu Simpang Lima Semper agar nilai sejarah kawasan tetap terjaga," kata dia.

Ia mengatakan dalam Musrenbang tingkat Kecamatan Koja, dari enam kelurahan terdapat 375 usulan, sebanyak 311 merupakan usulan fisik dan 64 usulan pengadaan barang.

Menurutnya, sejumlah rencana prioritas pembangunan pada 2027, di antaranya normalisasi saluran air (U-ditch) di Jalan Alur Laut, Kelurahan Rawa Badak Selatan sepanjang 400 meter, serta peningkatan Jalan Koramil di wilayah yang sama, sepanjang kurang lebih 400 meter.

"Forum ini memastikan usulan benar-benar menjadi prioritas, terukur dan sesuai kebutuhan warga," kata dia.

Sementara Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan mengatakan Musrenbang merupakan forum perencanaan partisipatif yang menampung aspirasi masyarakat dari tingkat bawah.

"Perencanaan harus riil dan lahir dari kebutuhan masyarakat, tidak semata-mata bersifat ,top-down, atau dari atas atau pemerintah ke masyarakat. Usulan yang menjadi prioritas adalah yang berdampak luas bagi masyarakat," kata dia.

Ia menjelaskan setiap usulan pembangunan harus memenuhi tiga kriteria utama, yakni memiliki dampak luas, terintegrasi dengan kebijakan pemerintah kota maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, serta realistis dan terukur sesuai kemampuan fiskal daerah.

"Anggaran harus disikapi secara bijak. Tidak semua usulan dapat dilaksanakan sekaligus. Karena itu, perlu ditentukan program prioritas dan program yang dapat ditunda," kata dia.

Ia menambahkan, sejumlah isu strategis di Kecamatan Koja yang perlu mendapat perhatian antara lain penanganan banjir melalui normalisasi saluran air, pengendalian sampah, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan sumber daya manusia, termasuk pemberdayaan generasi muda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.