Pemkot Depok Putar Otak, Hadirkan Inovasi untuk Dongkrak Ekonomi

Minggu, 22 Feb 2026, 14:40 WIB

DEPOK – Pengembangan inovasi di sektor investasi daerah itu ibarat membuka pintu lebih lebar bagi peluang baru. Daerah tidak bisa lagi hanya mengandalkan potensi alam atau lokasi strategis semata, tapi juga perlu cara-cara kreatif untuk menarik dan mempermudah investor masuk.

Inovasi bisa hadir dalam bentuk digitalisasi perizinan, penyederhanaan regulasi, penyediaan data potensi yang transparan, hingga skema insentif yang lebih adaptif. Dengan pendekatan yang lebih segar dan responsif, investor merasa lebih yakin karena prosesnya jelas, cepat, dan minim hambatan.

Ket. Foto: Balaikota Depok, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/Feru Lantara

Pada akhirnya, inovasi bukan sekadar tren, tapi kebutuhan. Ketika iklim investasi makin ramah dan efisien, dampaknya akan terasa pada tumbuhnya lapangan kerja, bergeraknya UMKM, dan meningkatnya pendapatan daerah. Jadi, makin inovatif sebuah daerah, makin besar pula peluang ekonominya untuk berkembang.

Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, mendorong pengembangan inovasi di sektor investasi untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah yang signifikan.

Sekretaris Daerah Kota Depok Mangnguluang Mansur di Kota Depok, Sabtu (21/2), menyatakan terus mendorong lahirnya berbagai inovasi di sektor investasi guna memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Melalui forum rencana kerja ini nantinya bisa menghasilkan program, rencana, serta ide gagasan yang lebih baik lagi, khususnya untuk kemajuan Kota Depok di bidang penanaman modal,” ujarnya.

Mangnguluang menegaskan forum rencana kerja tersebut harus menjadi ruang strategis untuk merumuskan program yang lebih progresif dan berdampak nyata bagi kemajuan Kota Depok, khususnya di bidang penanaman modal.

Ia menekankan peran penting Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sebagai perangkat daerah yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan investasi.

Menurut dia, kemudahan layanan akan menjadi kunci dalam menarik minat investor masuk ke Kota Depok.

“Saya berharap melalui Pak Kadis bisa membuat inovasi-inovasi, bagaimana kemudahan bagi investor untuk berinvestasi di Kota Depok. Dengan kemudahan itu, minat investor akan semakin meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Depok Abdul Rahman menyampaikan forum rencana kerja digelar untuk memastikan program dan kegiatan dinas selaras dengan arah pembangunan daerah serta kebutuhan para pemangku kepentingan.

“Tujuan forum rencana kerja ini antara lain menyelaraskan program dan kegiatan dinas dengan usulan hasil Musrenbang RKPD di kecamatan, sekaligus mempertajam target kinerja sasaran, program, dan kegiatan DPMPTSP,” kata Abdul Rahman.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antar-perangkat daerah agar pelaksanaan prioritas pembangunan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Melalui forum ini kami berharap tercipta sinergi dan harmonisasi dengan seluruh pemangku kepentingan, sehingga tujuan pembangunan Kota Depok serta program DPMPTSP dapat tercapai secara maksimal,” pungkasnya.

Forum Rencana Kerja DPMPTSP Kota Depok diikuti unsur stakeholder, perangkat daerah terkait, akademisi, lembaga non-pemerintah, pengamat, media, serta pejabat struktural dan fungsional di lingkungan DPMPTSP Kota Depok.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.