Biar Warga Tak Bingung, PM Jepang Janji Kembalikan Pajak Konsumsi ke 8 Persen

Senin, 22 Jun 2026, 20:42 WIB

TOKYO - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada Senin (22/6) berjanji akan mengembalikan tarif pajak konsumsi ke level semula 8 persen setelah kebijakan pemotongan pajak berakhir.

Kebijakan pemotongan pajak selama dua tahun itu diusulkan pemerintah di tengah situasi ekonomi Jepang yang tengah menghadapi inflasi berkepanjangan serta kekhawatiran atas kondisi fiskal yang semakin memburuk.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/PHILIP FONG

"Kami akan mengembalikannya ke tingkat semula, dua tahun setelah penerapan (pemotongan pajak konsumsi) tersebut," kata Takaichi dalam sidang komite DPR Jepang.

Pernyataan itu disampaikannya saat menjawab pertanyaan anggota parlemen oposisi dari Partai Demokrat untuk Rakyat, Ken Tanaka, mengenai sikap Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa.

Tanaka mengatakan akan sulit mengembalikan tarif pajak ke tingkat semula setelah diturunkan karena bisa dianggap sebagai "kenaikan pajak" yang berpotensi memicu reaksi negatif publik.

Pernyataan Takaichi muncul setelah LDP mengusulkan penurunan tarif pajak konsumsi untuk makanan dan minuman menjadi 1 persen selama dua tahun mulai April 2027.

Usulan tersebut berbeda dengan janji kampanye partai itu, yang sebelumnya berkomitmen menurunkan tarif pajak konsumsi pangan menjadi nol persen.

LDP menyampaikan usulan itu dalam sidang dewan nasional lintas partai mengenai perpajakan dan jaminan sosial sebagai draf laporan sementara yang akan dirampungkan akhir bulan ini setelah pembahasan selama berbulan-bulan.

Menurut Takaichi, ia ingin segera melanjutkan rencana pemotongan pajak tersebut setelah dewan nasional menyampaikan laporan sementara.

Dalam kampanye pemilu DPR Jepang pada Februari lalu, LDP berjanji memangkas pajak konsumsi atas produk pangan menjadi nol persen selama dua tahun.

Mitra koalisi LDP, Partai Inovasi Jepang, serta sejumlah partai oposisi juga menyampaikan janji serupa untuk membantu rumah tangga menghadapi inflasi.

Namun, lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang ke level tertinggi dalam beberapa dekade dan pelemahan yen yang terus berlanjut berpotensi memperkuat kekhawatiran terhadap kesehatan fiskal Jepang.

Kondisi fiskal Jepang saat ini dinilai sebagai yang terburuk di antara negara-negara anggota Kelompok Tujuh (G7).

Rencana pemberlakuan tarif 1 persen muncul karena perubahan menjadi nol persen memerlukan waktu lebih lama untuk menyesuaikan sistem kasir para peritel.

Untuk memenuhi janji kampanyenya dan membuat tarif pajak secara efektif menjadi nol persen, LDP juga mengusulkan bantuan tunai tahunan senilai total 600 miliar yen (sekitar Rp62 triliun).

Angka tersebut setara dengan perkiraan penerimaan negara dari pajak 1 persen atas produk pangan. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.